Imbal Hasil Peserta BP Jamsostek 6,95%

Kamis, 03 Februari 2022 | 05:15 WIB
Imbal Hasil Peserta BP Jamsostek 6,95%
[]
Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Lamgiat Siringoringo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah kasus Asuransi Jiwasraya dan Asabri, pengelolaan dana publik menjadi sorotan. BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan tetap  berhati-hati dalam mengelola dana investasi. Kondisi bursa saham yang volatil, yang masih naik turun menyebabkan lembaga pengelola dana milik para pekerja ini memilih instrumen yang relatif lebih aman.  

Dalam mengelola aset investasi, BP Jamsostek paling banyak menempatkan di surat utang. Per Desember 2021, portofolio aset di surat utang mencapai 63%.
Sementara  total dana investasi yang dikelola oleh BP Jamsostek sampai akhir tahun 2021 mencapai Rp 553,5 triliun. Angka tersebut tumbuh sebesar 13,6% dibandingkan posisi akhir tahun 2020. Pencapaian tersebut juga melampaui 2% dari target dana tahun  2021 yang sebesar Rp 542,4 triliun.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Hitung Ulang Kebutuhan Nikel untuk Smelter
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:02 WIB

Hitung Ulang Kebutuhan Nikel untuk Smelter

Impor bijih nikel Indonesia tahun ini diperkirakan 25 juta ton, mayoritas dari Filipina untuk memenuhi kebutuhan smelter

Kenaikan Produksi Menjadi Katalis Merdeka Copper Gold (MDKA)
| Rabu, 15 Juli 2026 | 06:00 WIB

Kenaikan Produksi Menjadi Katalis Merdeka Copper Gold (MDKA)

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) terangkat proyek emas Pani dan harga jual rata-rata yang masih relatif tinggi

Kompak Proyeksi Ekonomi di Kisaran 5%
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:50 WIB

Kompak Proyeksi Ekonomi di Kisaran 5%

Pertumbuhan ekonomi diproyeksikan rata-rata mencapai 4,9% per tahun selama periode 2027-2029        

Kredit Macet Multifinance Makin Gendut
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:35 WIB

Kredit Macet Multifinance Makin Gendut

NPF multifinance terparkir di angka 3,06% pada Mei 2026, alias menjadi yang tertinggi sejak Februari 2022.

Tax Buoyancy Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sejarah
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:30 WIB

Tax Buoyancy Cetak Rekor Tertinggi Dalam Sejarah

Tax buoyancy melonjak, pengusaha ingatkan keseimbangan penerimaan dan investasi​.                      

Parlemen Memastikan RUU Perampasan Aset Dibahas
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:25 WIB

Parlemen Memastikan RUU Perampasan Aset Dibahas

Saat ini RUU Perampasan Aset masih berada pada tahap penyusunan di Komisi III DPR dan masih menerima masukan publik.

Obligasi Jatuh Tempo Membludak, Fiskal Masih Aman
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:15 WIB

Obligasi Jatuh Tempo Membludak, Fiskal Masih Aman

Jatuh tempo obligasi pemerintah mencapai puncak di Juli 2026, sebesar Rp 194,51 triliun, dilanjut pada September sebesar Rp 165,87 triliun

Tim Khusus Kejagung  Kawal Kasus Febrie
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:15 WIB

Tim Khusus Kejagung Kawal Kasus Febrie

Kejaksaan Agung menerima pelimpahan penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Utak-atik Skema Biaya Haji 2027 Menuai Polemik
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:00 WIB

Utak-atik Skema Biaya Haji 2027 Menuai Polemik

Usulan subsidi biaya haji hingga mencapai 60% dari total biaya haji dinilai membebani keberlanjutan pengelolaan dana haji.

Skandal KUR Picu Evaluasi BNI
| Rabu, 15 Juli 2026 | 05:00 WIB

Skandal KUR Picu Evaluasi BNI

BNI menegaskan perkara yang kini ditangani Kejaksaan Tinggi Jawa Timur tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan yang disampaikan sejak 2024.

INDEKS BERITA

Terpopuler