Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Agresif Pompa Kinerja

Rabu, 13 Februari 2019 | 09:15 WIB
Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC) Agresif Pompa Kinerja
[]
Reporter: Harry Muthahhari | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) menargetkan pertumbuhan pendapatan 30% ketimbang tahun 2018 lalu. Untuk mengejar target ini, IPCC mengucurkan belanja modal Rp 150 miliar untuk perluasan lahan terminal.

Direktur Utama IPCC, Chiefy Adi Kusmargono mengatakan, layanan terhadap jasa penumpukan kendaraan bisa menjadi katalis pendapatan. "Tahun ini, kapasitas 780.000 kendaraan dan akan ditingkatkan menjadi 1 juta kendaraan," kata dia, kemarin.

Tahun lalu, total kendaraan yang dilayani IPCC mencapai 530.000 unit kendaraan. Catatan KONTAN, tahun 2018, IPCC menargetkan pendapatan bisa mencapai Rp 585 miliar. Adapun sampai kuartal III 2018, perusahaan itu sudah mencatat pendapatan Rp 383,8 miliar.

Hingga September 2018, total luas lahan yang dikelola IPCC seluas 34,9 hektare (ha) atau telah bertambah 3,9 ha dibandingkan posisi akhir tahun 2017 sebesar 31 hektare. Targetnya, IPCC akan menambah 10 ha lahan baru untuk tempat penimbunan sementara kendaraan.

Direktur Operasi IPCC Indra Hidayat Sani menambahkan, dana belanja 2019 sebesar Rp 150 miliar bakal digunakan untuk membangun gedung parkir. "Kami juga melakukan pembebasan pada tempat pengadukan cor bleaching plant," sebut dia.

Menurut Indra, pendanaan untuk pembebasan dan penambahan lahan parkir sebesar Rp 150 miliar berasal dari dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO). Informasi saja, IPCC telah merealisasikan dana hasil IPO sebesar Rp 525,27 miliar dari total dana perolehan bersih sebesar Rp 799,49 miliar.

Di sisi lain, Indonesia Kendaraan berharap, kebijakan penyederhanaan aturan ekspor berdampak positif bagi bisnis mereka. Indra bilang, aturan baru bisa memberikan dampak bola salju ke perusahaan. Sebab, agen tunggal pemegang merek (ATPM) bisa menghemat biaya karena bisa langsung mengirim barang ke lapangan IPCC. "Itu efisiensi bagi APTM," klaim Indra.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan mulai menyederhanakan aturan ekspor kendaraan bermotor dalam keadaan utuh. Caranya dengan menerbitkan Peraturan Dirjen Bea Cukai Nomor PER-01/BC/2019 tentang Tata Laksana Ekspor Kendaraan Bermotor dalam Bentuk Jadi.

Sebelum ada aturan tersebut, setiap kendaraan bermotor yang akan diekspor wajib mengajukan pemberitahuan ekspor barang (PBE) dan menyampaikan Nota Pelayanan Ekspor (NPE) sebelum masuk kawasan pabean. Dengan aturan terbaru, kini ATPM bisa langsung memasukkan kendaraan ekspor ke kawasan pabean tanpa NPE.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Pelemahan Rupiah Kerek Biaya Logistik
| Rabu, 10 Juni 2026 | 08:32 WIB

Pelemahan Rupiah Kerek Biaya Logistik

Depresiasi rupiah memberikan tekanan signifikan pada kegiatan logistik, terutama pada bisnis forwarding yang terkait perdagangan internasional.

Champion Pacific (IGAR) Mengembangkan Produk Kemasan Alternatif
| Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

Champion Pacific (IGAR) Mengembangkan Produk Kemasan Alternatif

Perusahaan mulai mengembangkan produksi kemasan berbentuk pouch atau kantong plastik yang dapat digunakan berulang kali.

Investor Asing Masih Sell Indonesia, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 10 Juni 2026 | 07:56 WIB

Investor Asing Masih Sell Indonesia, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor asing masih terus sell Indonesia. Tercatat asing mencatatkan aksi jual bersih alias net sell deras. Jumlahnya Rp 2,44 triliun. 

Menilik Efek Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu ke Emiten Logistik Komoditas
| Rabu, 10 Juni 2026 | 07:51 WIB

Menilik Efek Kebijakan Ekspor SDA Satu Pintu ke Emiten Logistik Komoditas

Biaya logistik batubara Indonesia yang relatif kompetitif dikisaran US$ 5 hingga US$ 10 per ton tetap menjadi keunggulan.

Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Menggenjot Digital dan Ekspansi
| Rabu, 10 Juni 2026 | 06:45 WIB

Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Menggenjot Digital dan Ekspansi

PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) akan tambah gerai dengan motor utama pertumbuhan dari luar Jawa

Simak Peluang Kenaikan IHSG Rabu (10/6) Usai Rebound
| Rabu, 10 Juni 2026 | 06:43 WIB

Simak Peluang Kenaikan IHSG Rabu (10/6) Usai Rebound

Sentimen positif berasal dari dorongan DPR terhadap emiten BUMN untuk melakukan buyback saham pelat merah

Saham Pelat Merah Kembali Bergairah
| Rabu, 10 Juni 2026 | 06:36 WIB

Saham Pelat Merah Kembali Bergairah

Saham BUMN menguat setelah muncul sinyal dukungan terhadap pembelian kembali (buyback) saham BUMN di tengah tekanan pasar.

Beleid RWA dan Stablecoin Untuk Pasar Domestik Segera Terbit
| Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30 WIB

Beleid RWA dan Stablecoin Untuk Pasar Domestik Segera Terbit

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk mempercepat pengembangan ekosistem aset keuangan digital di Indonesia

Gapki Merespons Dugaan Kartel TBS Sawit Petani
| Rabu, 10 Juni 2026 | 06:24 WIB

Gapki Merespons Dugaan Kartel TBS Sawit Petani

Satgas Pangan menduga adanya praktik kartel di tengah penurunan harga TBS sawit di tingkat petani, meski harga CPO di pasar global  meningkat.

Chatib: Kondisi Domestik Tak Seburuk Dibayangkan
| Rabu, 10 Juni 2026 | 06:20 WIB

Chatib: Kondisi Domestik Tak Seburuk Dibayangkan

Chatib menegaskan tak ada pertemuan khusus bersama Menkes Budi Gunandi Sadikin dengan Prabowo terkait potensi reshuffle.

INDEKS BERITA

Terpopuler