KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah Indonesia kembali terbentur masalah terkait vaksinasi Covid-19. Selain soal kecepatan vaksinasi yang terus disorot, kini perhatian publik juga tertuju pada sejumlah negara yang menolak atau tidak mengakui vaksin jenis Sinovac yang notabene adalah vaksin yang paling banyak digunakan di Indonesia saat ini.
Masalah jadi pelik lantaran Arab Saudi yang tak memasukkan Sinovac di daftar vaksin yang diterima untuk calon jemaah umrah. Arab Saudi hanya memasukkan empat jenis vaksin untuk calon jemaah umrah, yakni Astra Zeneca, Pfizer, Johnson & Johnson, dan Moderna.
Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah berlangganan? MasukBerlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Kontan Digital Premium Access
Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari
Rp 120.000
Business Insight
Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan