Indonesia to Cut Maximum Palm Oil Export Tax and Levy to a Combined $488/T

Rabu, 08 Juni 2022 | 14:13 WIB
Indonesia to Cut Maximum Palm Oil Export Tax and Levy to a Combined $488/T
[ILUSTRASI. Aerial photograph of palm oil plantation in Mesuji Raya, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, (9/5/2022). . ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/pras.]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - JAKARTA, June 7 (Reuters) - Indonesia Trade Minister Muhammad Lutfi said on Tuesday the government would bring down its combined maximum crude palm oil export and levy rate to $488 per tonne from $575 per tonne to encourage shipments.

Indonesia, the world's biggest palm oil producer, has allowed palm oil exports to resume after a three-week ban, but progress has been slow due to red tape, keeping palm mills' storage tanks full.

Farmers have complained that prices of palm fruits remain low because mills are still limiting their purchases.

The government would raise the maximum tax to $288 per tonne, but lower maximum levy to $200 per tonne, Lutfi said. Indonesia currently charges a maximum $200 per tonne for export tax and a maximum $375 per tonne for levy.

Baca Juga: Oil prices advance on Low Oil Inventories Expectation

Lutfi did not specify when the new fees will be imposed.

The current total tax and levy charges are "burdensome", said Trade Ministry senior official Oke Nurwan.

"Exports must flow, because storage tanks are full," he told reporters.

Indonesia banned export of crude palm oil and some of its derivatives from April 28 for three weeks in efforts to control soaring domestic prices of cooking oil, made from palm oil.

Baca Juga: Japan Upgrades Q1 GDP to Smaller Contraction

To ensure secure domestic supply of palm oil after the ban was lifted, the government has put in place a policy stating producers must sell a portion of their products to the local market before they are granted export permits.

Industry groups have requested that the government allow a bigger exports quota during the transition period to free up storage after a number of palm oil mills stopped buying palm fruits from farmers. Read full story

Asked about the request, Lutfi said "we are reviewing" the proposal. He said companies are allowed to export five times the amount they have sold locally.

Bagikan

Berita Terbaru

Lebaran, Saatnya Dulang Cuan dari Saham Supermarket dan Minimarket
| Minggu, 22 Maret 2026 | 14:00 WIB

Lebaran, Saatnya Dulang Cuan dari Saham Supermarket dan Minimarket

Sejak awal puasa, biasanya emiten ritel supermarket dan minimarket isi stok berlipat untuk antisipasi kenaikan permintaan masyarakat.

Simak 5 Produk Reksadana Saham Syariah Terbaik di Awal Tahun Ini
| Minggu, 22 Maret 2026 | 12:00 WIB

Simak 5 Produk Reksadana Saham Syariah Terbaik di Awal Tahun Ini

Reksadana saham syariah tak sekadar menawarkan peluang pertumbuhan yang solid, melainkan juga menggaransi ketenangan batin.

Permintaan Ramadan dan Lebaran Jadi Pelecut Kinerja JPFA di Kuartal I
| Minggu, 22 Maret 2026 | 11:00 WIB

Permintaan Ramadan dan Lebaran Jadi Pelecut Kinerja JPFA di Kuartal I

Head of Reseach Retail MNC Sekuritas menyampaikan momentum Ramadan dan Lebaran memang menjadi katalis positif bagi emiten perunggasan.

Agar Belanja Kecantikan Tak Mengganggu Anggaran
| Minggu, 22 Maret 2026 | 09:00 WIB

Agar Belanja Kecantikan Tak Mengganggu Anggaran

Penggunaan produk kecantikan sudah menjadi kebutuhan bagi sebagian orang. Yuk, simak cara mengelola anggarannya!

Strategi Peritel Kosmetik Tampil Menarik di Mata Pesolek
| Minggu, 22 Maret 2026 | 08:05 WIB

Strategi Peritel Kosmetik Tampil Menarik di Mata Pesolek

Peritel kosmetik adu strategi penjualan agar mampu menuai berkah penjualan saat Ramadan dan Lebaran.

Meracik Bisnis Kecap dengan Energi Ramah Lingkungan
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:15 WIB

Meracik Bisnis Kecap dengan Energi Ramah Lingkungan

Di balik sebotol kecap manis ABC, PT Heinz ABC Indonesia menjalankan transformasi produksi memanfaatkan energi surya dan biomassa.

 
Portofolio Merek Sport dan Lifestyle Menjadi Katalis Positif Saham MAPA
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:07 WIB

Portofolio Merek Sport dan Lifestyle Menjadi Katalis Positif Saham MAPA

Di tengah ketidakpastian ekonomi global, MAPA yang menyasar segmen menengah ke atas, diproyeksikan memiliki kinerja yang masih cukup solid.

Melihat Kelahiran BRIS dan Potensinya di Masa Depan
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:00 WIB

Melihat Kelahiran BRIS dan Potensinya di Masa Depan

Diversifikasi pendapatan melalui fee based income juga terlihat stabil, menyumbang 15%–17% terhadap total pendapatan BRIS.

CEO Social Bella: Kembangkan Satu Solusi yang Bersifat Menyeluruh
| Minggu, 22 Maret 2026 | 06:00 WIB

CEO Social Bella: Kembangkan Satu Solusi yang Bersifat Menyeluruh

Christopher Madiam, Co-Founder dan CEO Social Bella, memaparkan strategi yang dia terapkan kepada Wartawan KONTAN. Simak, yuk.

Sewa Dahulu, Rental Kendaraan Listrik Cuan Kemudian
| Minggu, 22 Maret 2026 | 05:35 WIB

Sewa Dahulu, Rental Kendaraan Listrik Cuan Kemudian

Mobil listrik menjadi incaran banyak orang saat mudik untuk Lebaran. Cuan pun menanti pengusaha jasa penyewaannya.

 
INDEKS BERITA

Terpopuler