Korupsi Kuota Haji dan Wajah Keserakahan

Kamis, 21 Agustus 2025 | 03:57 WIB
Korupsi Kuota Haji dan Wajah Keserakahan
[ILUSTRASI. Ketua KPK Setyo Budiyanto memberikan paparan saat mengikuti rapat kerja bersama Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025). Rapat tersebut membahas tentang program kerja KPK. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/bar]
Safri Haliding | Ketua Center of Finance for Governance & Sustainability; PhD Student in Finance at INCEIF University

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut kasus dugaan korupsi kuota haji era Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atas dugaan penyelewengan dalam pembagian kuota tambahan yang diberikan pemerintah Arab Saudi. Hasil temuan KPK memperlihatkan bahwa korupsi kuota haji tambahan yang diberikan Arab Saudi sebanyak 20.000 yang akan dibagi menjadi 18.400 atau setara 92% untuk haji reguler dan 1.600 atau setara 8% untuk haji khusus namun kenyataannya berbeda dimana 10.000 untuk reguler dan 10.000 untuk kuota haji khusus yang dibagikan kepada agen travel haji. Hal ini merugikan pemasukan negara dari setora haji. Dalam perhitungan awal KPK, negara mengalami kerugian kuota haji mencapai Rp 1 triliun dari selisih biaya yang seharusnya masuk ke kantong negara. 

Kementerian Agama menawarkan skema keberangkatan haji melalui jalur haji reguler. Biaya jalur ini relatif lebih rendah dibandingkan haji khusus (ONH Plus), tetapi konsekuensinya masa tunggu keberangkatannya jauh lebih panjang. Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan setoran awal pendaftaran haji reguler sebesar Rp 25.000.000. Dana ini digunakan untuk membuka tabungan haji di Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS-BPIH). Jumlah setoran awal tersebut sudah mencakup sebagian biaya embarkasi, dan sisanya dibayarkan jemaah sebelum batas pelunasan pada tahun keberangkatan.

Baca Juga: Begini Asal Muasal Utang Pemerintah Rp 60 Triliun yang Disangkutkan dengan BCA

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan
Topik Terkait

Berita Terkait

Berita Terbaru

Rupiah Menanti Arah FOMC pada Senin (14/9)
| Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Rupiah Menanti Arah FOMC pada Senin (14/9)

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berpotensi diwarnai aksi wait and see pelaku pasar jelang rapat FOMC.

Pendapatan Melesat Ribuan Persen, Laba INET Melejit 340% Pada Semester I-2026
| Senin, 14 September 2026 | 06:47 WIB

Pendapatan Melesat Ribuan Persen, Laba INET Melejit 340% Pada Semester I-2026

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencatat lonjakan pendapatan dan laba bersih pada semester I-2026.

Penawaran Sukuk Tuntas, SMDR Meraup Dana Segar Rp 1,75 Triliun
| Senin, 14 September 2026 | 06:44 WIB

Penawaran Sukuk Tuntas, SMDR Meraup Dana Segar Rp 1,75 Triliun

Dari target penawaran sebesar Rp 2 triliun, dana yang berhasil dihimpun PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)  dari PUB Rp 1,75 triliun.​

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (14/9)
| Senin, 14 September 2026 | 06:44 WIB

Mengawali Pekan, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Senin (14/9)

Investor mencermati hasil pertemuan dewan gubernur bank sentral Amerika Serikat (AS), The Fed dalam FOMC.

Emiten Cari Modal Baru Lewat Rights Issue
| Senin, 14 September 2026 | 06:38 WIB

Emiten Cari Modal Baru Lewat Rights Issue

Pendanaan ekuitas dinilai jauh lebih realistis ketimbang utang berbunga yang justru akan membebani neraca keuangan emiten.

Sentimen Bunga The Fed Menekan Harga Logam Mulia
| Senin, 14 September 2026 | 06:30 WIB

Sentimen Bunga The Fed Menekan Harga Logam Mulia

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas spot berada di US$ 4.408.9 per ons troi pada Jumat (11/9), turun 1,51% dalam sepekan. 

Dana Pemda Ditarik, Likuiditas BPD Tercekik
| Senin, 14 September 2026 | 06:20 WIB

Dana Pemda Ditarik, Likuiditas BPD Tercekik

BPD khawatir dampak penerapan kebijakan pemerintah pusat menarik duit pemda di bank.                   

Masih Banyak Sentimen Negatif, IHSG Sulit Keluar dari Tekanan
| Senin, 14 September 2026 | 06:11 WIB

Masih Banyak Sentimen Negatif, IHSG Sulit Keluar dari Tekanan

Peluang IHSG memperbaiki kinerja di pekan ini, juga diproyeksi terbatas. Ada sejumlah sentimen dari eksternal yang jadi pemicunya. ​

Menanti Arah Bunga Acuan
| Senin, 14 September 2026 | 06:10 WIB

Menanti Arah Bunga Acuan

Andai bunga The Fed naik pekan ini, siap-siap era pengetatan moneter datang lagi dan dampaknya mungkin akan menekan ekonomi.

Bank Mengalihkan Likuiditas ke Kredit
| Senin, 14 September 2026 | 06:05 WIB

Bank Mengalihkan Likuiditas ke Kredit

Berdasarkan data per Agustus 2026, kepemilikan SRBI oleh bank tercatat sebesar Rp 618,76 triliun, turun 0,45% secara bulanan.

INDEKS BERITA

Terpopuler