Ini Alasan Asosiasi Meminta Kuota Impor Gula Rafinasi Ditambah

Jumat, 07 Februari 2020 | 05:05 WIB
Ini Alasan Asosiasi Meminta Kuota Impor Gula Rafinasi Ditambah
[]
Reporter: Agung Hidayat, Arfyana Citra Rahayu | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ketua Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) berharap Kementerian Perdagangan (Kemdag) memperbesar keran impor. Hingga kini, Kemdag baru menerbitkan izin untuk mengimpor 1,1 juta ton gula rafinasi di semester pertama. 

Kuota impor yang sudah terbit itu masih di bawah volume impor yang diusulkan industri, yaitu 3,6 juta ton. Pebisnis menilai kuota sebesar itu perlu karena keterbatasan produksi bahan baku gula rafinasi dari dalam negeri.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Faktor Rupiah hingga Harga Komoditas Bakal Tekan Kinerja INDF, Masih Layak Dikoleksi?
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:06 WIB

Faktor Rupiah hingga Harga Komoditas Bakal Tekan Kinerja INDF, Masih Layak Dikoleksi?

Stimulus yang kabarnya bakal digelontorkan pemerintah berdampak lebih terbatas ke PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

Konsumsi Warga Tergerus Pengeluaran Wajib
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Konsumsi Warga Tergerus Pengeluaran Wajib

Pengeluaran per kapita untuk pajak, pungutan dan asuransi konsisten mengalami kenaikan              

Pilihan Saham Sektoral Jelang Akhir Tahun
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Pilihan Saham Sektoral Jelang Akhir Tahun

Window dressing akan menjadi katalis tambahan, kendati efeknya tak akan merata ke seluruh saham sektoral.

Usai Rilis Data Tenaga Kerja AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Usai Rilis Data Tenaga Kerja AS, IHSG Masih Berpeluang Menguat

Analis memperkirakan, penguatan IHSG hari ini berpotensi berlanjut dengan menguji level 6.150 hingga 6.200.

Menangkap Cuan Pembagian Dividen dari Emiten Grup Astra
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Menangkap Cuan Pembagian Dividen dari Emiten Grup Astra

Jika tak ada aral melintang, ASII akan menyalurkan pembagian dividen pada 30 Oktober 2026 mendatang.

Siasat Mayora Indah Tbk (MYOR) Hadapi Tekanan Biaya
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Siasat Mayora Indah Tbk (MYOR) Hadapi Tekanan Biaya

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) masih akan menghadapi fluktuasi harga komoditas global dan daya beli masyarakat

Penjualan SBR015 Masih Lambat, Tenor Pendek Menjadi Pilihan
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:39 WIB

Penjualan SBR015 Masih Lambat, Tenor Pendek Menjadi Pilihan

Sepekan masa penjualan Surat Berharga Negara (SBN) Ritel seri SBR015, realisasi penjualan masih relatif mini.

Pergerakan Rupiah di Selasa (6/10) Menanti Data Ekonomi
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:38 WIB

Pergerakan Rupiah di Selasa (6/10) Menanti Data Ekonomi

Mengutip Bloomberg pada Senin (5/10), rupiah ditutup melemah 0,20% secara harian ke level Rp 17.917 per dolar Amerika Serikat (AS).

Kabinet Nan Gemuk Bebani APBN
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:57 WIB

Kabinet Nan Gemuk Bebani APBN

Bertambahnya kementerian, lembaga dan pejabat di era Presiden Prabowo Subianto berpotensi menambah beban rutin APBN.

Saat IPO Sepi, Emiten Gencar Terbitkan Obligasi
| Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:15 WIB

Saat IPO Sepi, Emiten Gencar Terbitkan Obligasi

Meski ada risiko kenaikan biaya dana, sejumlah emiten aktif menerbitkan obligasi dengan kupon yang tinggi

INDEKS BERITA

Terpopuler