Jika Dana Kelolaan Rp 1.000 Triliun, BP Jamsostek Usul Bisa Investasi ke Luar Negeri

Senin, 21 Februari 2022 | 08:45 WIB
Jika Dana Kelolaan Rp 1.000 Triliun, BP Jamsostek Usul Bisa Investasi ke Luar Negeri
[]
Reporter: Titis Nurdiana | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) memperkirakan, dana kelolaan investasinya bakal mencapai  Rp 1.000 triliun pada tahun 2026. Saban bulan BP Jamsostek menerima premi dari para pekerja senilai Rp 6 triliun-
Rp 7 triliun. 

Dengan pengembangan investasi ditambah keanggotaan baru pekerja, BP Jamsostek optimistis bakal mampu mendapatkan dana hingga 
Rp 1.000 triliun dalam 4 tahun-5 tahun  ke depan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Perbankan Masih Terus Menumpuk Dana di SBN
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:25 WIB

Perbankan Masih Terus Menumpuk Dana di SBN

Dana perbankan yang parkir di SBN terus meningkat di tengah tingginya ketidakpastian global dan masih menariknya imbal hasil 

Volatilitas Pada Saham Perbankan Masih Berpotensi Berlanjut
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:25 WIB

Volatilitas Pada Saham Perbankan Masih Berpotensi Berlanjut

Tekanan pada saham bank-bank berkapitalisasi pasar jumbo semakin besar.​ Rencana pembagian dividen tak mampu menarik perhatian investor

Kinerja Amman Mineral Internasional (AMMN) Terangkat Tambahan Produksi
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:15 WIB

Kinerja Amman Mineral Internasional (AMMN) Terangkat Tambahan Produksi

Maybank Sekuritas memangkas laba AMMN hingga 28,4% untuk 2026. Ketahui alasan utama revisi turun ini sebelum berinvestasi.

Dolar AS Terus Menguat, Rupiah Tertekan Krisis Kepercayaan?
| Selasa, 09 Juni 2026 | 06:00 WIB

Dolar AS Terus Menguat, Rupiah Tertekan Krisis Kepercayaan?

Rupiah terpuruk ke Rp 18.188/dolar AS. Sentimen domestik jadi pemicu krisis kepercayaan. Analis ungkap proyeksi rupiah pada Selasa.

Pembiayaan Mobil Bekas Tertekan
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:30 WIB

Pembiayaan Mobil Bekas Tertekan

Pelemahan daya beli dan mobil listrik jadi penghalang.                                                     

KAI Tuntaskan Pengadaan Kereta Komuter dari INKA
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:30 WIB

KAI Tuntaskan Pengadaan Kereta Komuter dari INKA

Salah satu proyek utama yang tengah berjalan adalah pengadaan 192 unit kereta atau 16 trainset KRL baru dari INKA.

Aturan E-Commerce Resmi Berlaku
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:25 WIB

Aturan E-Commerce Resmi Berlaku

Menteri Perdagangan Budi Santoso menerbitkan Permendag Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

Bisnis Kawasan Industri Ditopang Investor Asing
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:20 WIB

Bisnis Kawasan Industri Ditopang Investor Asing

Permintaan dari investor asing masih lebih dominan dibandingkan investor domestik. Selain itu, tren relokasi industri, ekspansi supply chain,

Sejumlah Dapur MBG Berhenti Operasional
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:15 WIB

Sejumlah Dapur MBG Berhenti Operasional

Badan Gizi Nasional (BGN) telah menyalurkan Rp 5 triliun untuk mendukung operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pemerintah Membatalkan Gross Split di Minerba
| Selasa, 09 Juni 2026 | 05:10 WIB

Pemerintah Membatalkan Gross Split di Minerba

Kepastian hukum dan konsistensi kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah dinilai penting untuk menjaga iklim investasi.

INDEKS BERITA

Terpopuler