Kejar Proyek, Konstruksi Ikut Terkerek
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menjelang tutup tahun 2025 lalu, denyut kredit properti perbankan akhirnya menunjukkan tanda-tanda kehidupan, terutama dari segmen konstruksi yang sempat tidur cukup panjang. Sayangnya, kebangkitan ini lebih mencerminkan efek kejar tayang proyek.
Data Bank Indonesia (BI) menunjukkan, kredit konstruksi menjadi motor utama penggerak kredit. Per November 2025, pinjaman konstruksi melesat 8,1% secara tahunan. Sebelumnya, pada November 2024 lalu, pertumbuhan segmen ini masih terseok di level 1,2% secara tahunan.
