Ketidakpastian Masih Tinggi, Premi Risiko Investasi Mendaki
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Premi risiko investasi Indonesia meningkat sepanjang Oktober 2026. Kenaikan credit default wwap (CDS) mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap tekanan global dan domestik. Mulai dari pelemahan rupiah, risiko fiskal, hingga ketidakpastian reformasi pasar modal terkait evaluasi MSCI.
Mengutip Bloomberg, CDS Indonesia tenor lima tahun mencapai 105,07 basis poin (bps) pada 30 Oktober 2026, naik 14 bps atau 15,37% dibandingkan akhir September sebesar 91,07 bps. Sementara itu, CDS tenor 10 tahun meningkat 14,88 bps atau 10,59% menjadi 155,43 bps dari sebelumnya 140,55 bps.
