Klaim Asuransi Kesehatan Naik Dua Digit dan Bakal Naik Terus

Selasa, 10 September 2024 | 05:15 WIB
Klaim Asuransi Kesehatan Naik Dua Digit dan Bakal Naik Terus
[ILUSTRASI. Manajemen PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia yang diwakili Head of Corporate Communications Windra Krismansyah (kedua kanan) didampingi financial planner Yosephine Soemarni (kanan) secara simbolis menyerahkan manfaat asuransi kesehatan senilai Rp 4,5 miliar kepada nasabah, Dian bersama suaminya Fendry di Semarang, Jawa Tengah, Senin (9/9/2024). Terkait dengan pembayaran klaim, sepanjang Januari – Agustus 2024, Generali Indonesia telah membayarkan klaim senilai Rp 866,5 miliar untuk lebih dari 189.000 kasus klaim yang terdiri dari klaim meninggal dunia, klaim kesehatan dan klaim penyakit kritis.(Foto Dok. Generali Indonesia)]
Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Klaim asuransi kesehatan yang naik pesat menjadi beban bagi perusahaan asuransi jiwa. Di semester I tahun ini, klaim asuransi kesehatan secara industri naik 26% secara tahunan jadi Rp 11,83 triliun. Kondisi ini juga terjadi di masing-masing perusahaan asuransi jiwa. 

PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) misalnya, per Juli 2024, mencatat pembayaran klaim kesehatan dan meninggal dunia meningkat 28% secara tahunan menjadi Rp 394 miliar. Head of Customer and Marketing  MSIG Life Lukman Auliadi menyebut, klaim ini  perwujudan komitmen perlindungan pada nasabah. Perusahaan ini juga terus melakukan manajemen risiko yang kuat, melalui pengembangan data analitik. 

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Berlangganan

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

-
Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Tim Kampanye Capres & Calon Kepala Daerah Doyan TPT Impor, Industri Lokal Kian Merana
| Selasa, 17 September 2024 | 11:30 WIB

Tim Kampanye Capres & Calon Kepala Daerah Doyan TPT Impor, Industri Lokal Kian Merana

Penggunaan Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) produksi dalam negeri di Pilpres 2024 hanya 10%.

OJK Godok RPOJK Baru Tentang Aset Kripto, Status CFX Sebagai Operator bisa Terancam?
| Selasa, 17 September 2024 | 10:30 WIB

OJK Godok RPOJK Baru Tentang Aset Kripto, Status CFX Sebagai Operator bisa Terancam?

Tiga perusahaan pemegang saham CFX dimiliki dan dikendalikan oleh Andrew Hidayat.

Morgan Stanley Getol Trading Saham FILM, Manfaatkan Sentimen Akuisisi NETV?
| Selasa, 17 September 2024 | 08:10 WIB

Morgan Stanley Getol Trading Saham FILM, Manfaatkan Sentimen Akuisisi NETV?

Harga saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) terkoreksi seiring aksi jual Morgan Stanley.

Pengembang Habiskan Stok Demi Mengejar Insentif
| Selasa, 17 September 2024 | 07:25 WIB

Pengembang Habiskan Stok Demi Mengejar Insentif

Stok sudah tidak banyak karena sudah memanfaatkan PPNDTP sebelumnya.

Persoalan di Balik Calon Anggota BPK dari Parpol
| Selasa, 17 September 2024 | 07:15 WIB

Persoalan di Balik Calon Anggota BPK dari Parpol

DPR sudah meloloskan lima calon anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pembangunan Jalan Tol  di IKN Terus Dikebut
| Selasa, 17 September 2024 | 07:10 WIB

Pembangunan Jalan Tol di IKN Terus Dikebut

Kementerian PUPR memastikan progres pembangunan tol IKN sesuai ekspektasi.

Puluhan Perusahaan Berminat Ekspor Pasir Laut
| Selasa, 17 September 2024 | 07:05 WIB

Puluhan Perusahaan Berminat Ekspor Pasir Laut

Ada 66 perusahaan yang berminat ekspor pasir laut. 

Pemerintah Memperkuat Kelembagaan KPPU
| Selasa, 17 September 2024 | 07:05 WIB

Pemerintah Memperkuat Kelembagaan KPPU

KPPU meminta anggaran 2025 sebesar Rp 419,7 miliar. 

Pemangkasan Bunga Acuan untuk Tangkal Efek Deflasi
| Selasa, 17 September 2024 | 07:00 WIB

Pemangkasan Bunga Acuan untuk Tangkal Efek Deflasi

Bank Indonesia didorong untuk menurunkan suku bunga acuan untuk redam deflasi beruntun. 

Anggaran Kartu Prakerja Sudah Rp 4,45 Triliun
| Selasa, 17 September 2024 | 07:00 WIB

Anggaran Kartu Prakerja Sudah Rp 4,45 Triliun

Penerima kartu prakerja hingga Juni 2024 sudah 1,39 juta peserta.

INDEKS BERITA

Terpopuler