Kontraktor Tergerus Koreksi Rupiah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pelaku usaha jasa konstruksi menilai pelemahan nilai tukar rupiah memberikan tekanan masif terhadap industri. Kenaikan harga material akibat koreksi rupiah menyebabkan margin keuntungan kontraktor terus tergerus, bahkan sebagian mulai mengalami kerugian.
Wakil Sekretaris Jenderal III BPP Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi), Errika Ferdinata, mengatakan secara umum margin laba di industri konstruksi sudah tipis. "Dengan eskalasi harga material saat ini, margin kontraktor yang tadinya di kisaran 10% kini terus tergerus turun, bahkan sampai merugi," jelas dia, Minggu (12/7).
