Kurs Rupiah Hari Ini akan Diwarnai Aksi Profit Taking

Kamis, 04 Juni 2020 | 05:15 WIB
Kurs Rupiah Hari Ini akan Diwarnai Aksi Profit Taking
[]
Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, pelaku pasar berpotensi melakukan ambil untung terhadap rupiah. Sebab, kurs rupiah kemarin mencatatkan kenaikan cukup tinggi.

Kemarin, kurs spot rupiah menguat 2,2% menjadi Rp 14.095 per dollar Amerika Serikat (AS). Kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia juga menguat 1,77% menjadi Rp 14.245 per dollar AS.

Baca Juga: Tak Cuma Lewat HRUM, Taipan Kiki Barki Beli Saham Nickel Mines dalam Jumlah Jumbo

Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf menuturkan, pelaku pasar mulai optimistis ekonomi global bisa pulih. Alhasil, aset berisiko seperti rupiah kembali diburu.

Head of Economics Research Pefindo Fikri C. Permana menambahkan, aliran dana asing juga masih mengalir ke dalam negeri. "Stabilnya harga minyak memberikan kepercayaan investor industri manufaktur global akan pulih," kata dia.

Baca Juga: Mantan Dirut Danareksa ditahan, Pengacara: Arahnya penangguhan penahanan

Tapi karena aksi ambul untung, Fikri menilai hari ini rupiah akan terdepresiasi. Alwi menambahkan, pelaku pasar juga melakukan profit taking karena mengkhawatirkan demonstrasi di AS dan hubungan AS-China.

Alwi menghitung, kurs rupiah akan bergerak di kisaran Rp 13.900-Rp 14.125 per dollar AS hari ini. Sementara Fikri memprediksi, kurs rupiah bergerak antara Rp 14.100-Rp 14.300 per dollar AS.

Bagikan

Berita Terbaru

Pemerintah Mengejar Pajak Digital Namun Pajak Orang Kaya Belum Optimal
| Jumat, 06 November 2026 | 14:29 WIB

Pemerintah Mengejar Pajak Digital Namun Pajak Orang Kaya Belum Optimal

Pajak dengan tarif 1% hingga 2% untuk kekayaan di atas Rp 84 miliar bisa meraup tambahan penerimaan hingga Rp 142,2 triliun setiap tahun.

Kekalahan Republik di Pemilu Sela AS Mendorong Ekspektasi Harga Minyak Akan Mendingin
| Jumat, 06 November 2026 | 12:45 WIB

Kekalahan Republik di Pemilu Sela AS Mendorong Ekspektasi Harga Minyak Akan Mendingin

Ketidakpastian konflik Timur Tengah masih menjadi faktor dominan yang menentukan arah harga minyak dalam jangka pendek.

Risiko Premium Melonjak, Waspada Gelombang Tekanan Pendanaan Korporasi Jelang 2027
| Jumat, 06 November 2026 | 10:55 WIB

Risiko Premium Melonjak, Waspada Gelombang Tekanan Pendanaan Korporasi Jelang 2027

Alternatif pembiayaan bagi korporasi selain obligasi juga tidak mudah didapat dan biayanya belum tentu lebih murah.

Bedah IPO ANDA: dari Profil Bisnis, Kinerja Keuangan, Hingga Perhitungan Valuasi
| Jumat, 06 November 2026 | 09:38 WIB

Bedah IPO ANDA: dari Profil Bisnis, Kinerja Keuangan, Hingga Perhitungan Valuasi

Selain batubara, mulai tahun ini PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA) mulai merambah bisnis jasa pertambangan nikel.

IMC Pelita Logistik (PSSI) Bagikan Saham Bonus
| Jumat, 06 November 2026 | 09:27 WIB

IMC Pelita Logistik (PSSI) Bagikan Saham Bonus

Aksi korporasi ini telah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 28 Oktober 2026.​

Penjualan Tumbuh, Kepulan Laba Emiten Rokok Masih Tebal
| Jumat, 06 November 2026 | 09:17 WIB

Penjualan Tumbuh, Kepulan Laba Emiten Rokok Masih Tebal

Mayoritas emiten rokok berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih di sepanjang sembilan bulan tahun 2026.

Bedah Prospek HRUM: Lonjakan Laba, Beban Sulfur, Tekanan MHP, dan Rekomendasi Saham
| Jumat, 06 November 2026 | 09:11 WIB

Bedah Prospek HRUM: Lonjakan Laba, Beban Sulfur, Tekanan MHP, dan Rekomendasi Saham

Pada kuartal IV-2026, PT Harum Energy Tbk (HRUM) diproyeksikan mulai menanggung beban harga pasar sulfur secara penuh.

Rogoh Kocek Rp 150 Miliar, ISSP Rancang Aksi Buyback
| Jumat, 06 November 2026 | 09:10 WIB

Rogoh Kocek Rp 150 Miliar, ISSP Rancang Aksi Buyback

Lewat buyback, emiten produsen pipa baja memperkirakan dapat membeli 250 juta saham atau setara 3,48% dari total saham yang telah diterbitkan.​

PANI Meraih Marketing Sales Rp 3 Triliun Per September 2026
| Jumat, 06 November 2026 | 09:05 WIB

PANI Meraih Marketing Sales Rp 3 Triliun Per September 2026

Penjualan ditopang segmen residensial yang menyumbang lebih dari separuh total prapenjualan perusahaan.​

Saham Perbankan Menyetir Arah IHSG
| Jumat, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Saham Perbankan Menyetir Arah IHSG

Sejak saham terkonsentrasi dikecualikan, trio saham bank besar menguasai bobot Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

INDEKS BERITA

Terpopuler