Kurs Rupiah Hari Ini, Dipengaruhi Harga Komoditas dan Data AS

Selasa, 07 Juni 2022 | 08:55 WIB
Kurs Rupiah Hari Ini, Dipengaruhi Harga Komoditas dan Data AS
[ILUSTRASI. Uang Rupiah.]
Reporter: Aris Nurjani | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs spot rupiah turun tipis 0,09% jadi Rp 14.446 per dollar Amerika Serikat (AS), kemarin. Sementara kurs referensi Jisdor Bank Indonesia melemah 0,21% ke Rp 14.462 per dollar AS.

Tapi Analis DC Futures Lukman Leong memperkirakan, kurs rupiah hari ini, Selasa (7/6) bisa berbalik menguat. Rupiah akan didorong ekspektasi penguatan devisa, seiring tingginya harga komoditas andalan Indonesia, seperti batubara, nikel dan crude palm oil (CPO).

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri melihat, pelaku pasar memang masih wait and see terkait potensi kenaikan suku bunga The Fed bulan ini. Tapi, investor domestik tampak optimistis, seiring terkendalinya inflasi Indonesia. Kondisi ini akan menjaga rupiah agar tidak turun dalam.

Sementara Analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya memperkirakan kurs rupiah melemah hari ini. Kekhawatiran atas kenaikan harga minyak dan gas bisa menekan minat beli rupiah.

Andian memperkirakan kurs rupiah hari ini bergerak di rentang Rp 14.400- Rp 14.550. Perkiraan Reny, rupiah bergerak antara Rp 14.410-Rp 14.486. Lukman memprediksi rupiah bergerak antara Rp 14.400-Rp 14.550.

 

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas
| Senin, 06 April 2026 | 07:23 WIB

Agenda Reformasi Pasar Modal, Indonesia Berpotensi Naik Kelas

Selesainya program peningkatan transparansi, integritas dan kredibilitas informasi kepemilikan saham dalam waktu cukup singkat hanya dua bulan. 

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar
| Senin, 06 April 2026 | 07:05 WIB

Prediksi Defisit Neraca Transaksi Berjalan Melebar

Lonjakan harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar ru[iah diperkirakan akan mengerek biaya impo 

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Senin, 06 April 2026 | 07:03 WIB

Asing Terus Net Sell, Rupiah Cetak Rekor Terburuk, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Bersamaan minggatnya asing, kurs rupiah di Jisdor Bank Indonesia (BI) mencapai Rp 17.015 per dolar AS. Paling buruk sepanjang sejarah. 

Bisnis Obat Resep Melesat, Laba Kalbe Farma Semakin Sehat
| Senin, 06 April 2026 | 06:43 WIB

Bisnis Obat Resep Melesat, Laba Kalbe Farma Semakin Sehat

Segmen bisnis obat resep berkontribusi ke pendapatan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) pada 2025. Segmen ini tumbuh 11,00% yoy jadi Rp 10,24 triliun. ​

Pemerintah Klaim Stok Pangan Berlimpah
| Senin, 06 April 2026 | 06:40 WIB

Pemerintah Klaim Stok Pangan Berlimpah

Risiko terbesarnya adalah gagal panen yang berujung pada kerugian petani akibat biaya produksi tidak kembali dan turunnya pendapatan

Ramai-Ramai Bangun Rusun Bersubsidi
| Senin, 06 April 2026 | 06:37 WIB

Ramai-Ramai Bangun Rusun Bersubsidi

Pemerintah akan menerbitkan aturan rusun bersubsidi sehingga bisa mempercepat pembangunan dan mengejar target 3 juta rumah

Laba Emiten Properti Terhantam Daya Beli
| Senin, 06 April 2026 | 06:36 WIB

Laba Emiten Properti Terhantam Daya Beli

Emiten properti masih menemukan tantangan di 2026 akibat kondisi geopolitik. Ini memicu ketidakpastian ekonomi, yang bisa menurunkan daya beli.​

Pertamina Gandeng US Grains Garap Bioetanol
| Senin, 06 April 2026 | 06:32 WIB

Pertamina Gandeng US Grains Garap Bioetanol

USGBC merupakan organisasi nirlaba internasional yang mewakili produsen dan pemangku kepentingan industri biji-bijian

Saham Emiten Rumahsakit Diprediksi Cuan di 2026, Ini Pendorong Utamanya
| Senin, 06 April 2026 | 06:30 WIB

Saham Emiten Rumahsakit Diprediksi Cuan di 2026, Ini Pendorong Utamanya

Beban depresiasi, rupiah lemah, dan tarif BPJS tipis bisa menekan profit. Pahami risiko sebelum berinvestasi di saham RS

WIKA Masih Bukukan Rugi Jumbo Rp 9,7 Triliun
| Senin, 06 April 2026 | 06:29 WIB

WIKA Masih Bukukan Rugi Jumbo Rp 9,7 Triliun

WIKA mengantongi kontrak baru Rp 17,46 triliun, yang mendongkrak total kontrak berjalan (order book) hingga menyentuh angka Rp 50,52 triliun

INDEKS BERITA

Terpopuler