Lahan Belum Laku Selama Semester I, BEST Memangkas Target Penjualan Menjadi 15 Ha

Selasa, 18 Agustus 2020 | 07:13 WIB
Lahan Belum Laku Selama Semester I, BEST Memangkas Target Penjualan Menjadi 15 Ha
[ILUSTRASI. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) berharap tetap bisa membukukan marketing sales lahan seluas 10 ha-15 ha sampai tutup tahun nanti. Untuk harga jual, BEST masih mematok harga Rp 2,6 juta- Rp 3,2 juta per m. Foto Dok BEST]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) merevisi target penjualan lahan industri tahun ini dari semula 30 hektare (ha) menjadi maksimal 15 ha. Pasalnya, perusahaan itu sama sekali belum membukukan marketing sales atau pendapatan pra penjualan selama semester I kemarin.

BEST mengaku, pada semester I-2020 ada investor yang membatalkan dan menunda pembelian lahan. "Tapi permintaan lahan industri tetap ada sehingga kami akan fokus ke permintaan yang ada," kata Seri, Investor Relation PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk kepada KONTAN, Jumat (14/8) pekan lalu. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Target Harga Saham Bank Kompak Dipangkas, Bagaimana Prospek BMRI, BBCA dan BBRI?
| Jumat, 06 November 2026 | 07:10 WIB

Target Harga Saham Bank Kompak Dipangkas, Bagaimana Prospek BMRI, BBCA dan BBRI?

Risiko utama muncul dari kombinasi tekanan biaya pendanaan, penurunan nilai portofolio surat berharga, serta potensi memburuknya kualitas kredit.

Efisiensi Dongkrak Kinerja Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)
| Jumat, 06 November 2026 | 06:30 WIB

Efisiensi Dongkrak Kinerja Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES)

PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) hadapi tantangan daya beli dan hambatan realisasi ekspansi toko 

IHSG Merosot, Kinerja Reksadana Saham dan Campuran Layu
| Jumat, 06 November 2026 | 06:15 WIB

IHSG Merosot, Kinerja Reksadana Saham dan Campuran Layu

Return reksadana saham turun paling dalam hingga 10,62% secara bulanan (mom) per Oktober 2026. Reksadana campuran juga terkoreksi 5,83% mom. 

BGN Membatasi Biaya Operasional Dapur MBG
| Jumat, 06 November 2026 | 06:14 WIB

BGN Membatasi Biaya Operasional Dapur MBG

BGN mengubah skema insentif fasilitas SPPG. Jika sebelumnya  insentif tetap senilai Rp 6 juta per hari, kini ditetapkan Rp 2.000 

Melejit atau Menjerit?
| Jumat, 06 November 2026 | 06:10 WIB

Melejit atau Menjerit?

In this economy, masih ditemukan persoalan daya beli di kalangan menengah ke bawah, kualitas pekerjaan, hingga pendapatan rumah tangga.

Kontraktor Mencermati Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah
| Jumat, 06 November 2026 | 06:10 WIB

Kontraktor Mencermati Efek Pelemahan Nilai Tukar Rupiah

Di tengah ketidakpastian harga material dan nilai tukar, TOTL memperhatikan aspek komersial dan ketentuan kontraktual pada proyek berjalan, 

Jokowi Menunjukkan Ijazah S1 UGM
| Jumat, 06 November 2026 | 06:06 WIB

Jokowi Menunjukkan Ijazah S1 UGM

 Jokowi menunjukkan seluruh ijazah miliknya, mulai tingkat sekolah dasar hingga sarjana di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Rupiah pada Jumat (6/11) Menanti Data Ekonomi
| Jumat, 06 November 2026 | 06:00 WIB

Rupiah pada Jumat (6/11) Menanti Data Ekonomi

Setelah empat hari berturut-turut mengalami koreksi, nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Kamis (5/11).

Ujian Penerapan Satu Data Terletak pada Koordinasi
| Jumat, 06 November 2026 | 05:58 WIB

Ujian Penerapan Satu Data Terletak pada Koordinasi

Akses data dalam Satu Data Indonesia akan diatur ketat berdasarkan klasifikasi kerahasiaannya dalam peraturan turunannya

Kualitas Status Pekerja Menjadi Sorotan
| Jumat, 06 November 2026 | 05:55 WIB

Kualitas Status Pekerja Menjadi Sorotan

Jumlah pengangguran menurun, tapi daya beli pekerja masih mengalami tekanan                         

INDEKS BERITA

Terpopuler