Berita Bisnis

Lahan Tambang Eks PKP2B Bakal Dilelang, Termasuk Bekas Lahan KPC dan Arutmin

Jumat, 17 Juni 2022 | 05:02 WIB
Lahan Tambang Eks PKP2B Bakal Dilelang, Termasuk Bekas Lahan KPC dan Arutmin

Reporter: Arfyana Citra Rahayu, Filemon Agung | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengevaluasi wilayah pertambangan batubara hasil penciutan lahan eks milik PT Kaltim Prima Coal (anak usaha PT Bumi Resources Tbk) untuk ditetapkan sebagai Wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) atau Wilayah Pencadangan Negara (WPN).

Di sisi lain, sebagian wilayah PT Arutmin Indonesia, juga anak usaha Bumi Resources, dikabarkan telah diusulkan menjadi WIUPK. Pada 2020, pemerintah memperpanjang kontrak pertambangan batubara kepada Arutmin berupa Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Berdasarkan hasil evaluasi pemerintah, luas lahan tambang Arutmin dipangkas hingga 40,1% dari luas wilayah sebelumnya 57.107 hektare (ha).


Baca juga