Likuiditas Melimpah, Kredit Tetap Terlemah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan pemerintah menggelontorkan tambahan likuiditas Rp 100 triliun ke perbankan kembali menuai kritik. Langkah tersebut dinilai belum menyentuh akar persoalan lesunya penyaluran kredit, khususnya ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Data terbaru menunjukkan, kredit UMKM hingga Februari 2026 masih terkontraksi 0,6% secara tahunan, lebih dalam dibandingkan bulan sebelumnya minus 0,5% secara tahunan. Secara rinci, kredit mikro nyaris stagnan dengan pertumbuhan hanya 0,004% secara tahunan, sementara kredit usaha kecil dan menengah masing-masing menyusut 1,5% dan 0,4% secara tahunan.
