Berita Bisnis

Lonjakan Harga Soft Commodity Bisa Mengerek Harga Produk Pangan

Jumat, 29 Oktober 2021 | 05:16 WIB
Lonjakan Harga Soft Commodity Bisa Mengerek Harga Produk Pangan

Reporter: Amalia Nur Fitri, Dimas Andi, Vina Elvira | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bukan hanya komoditas pertambangan, harga komoditas perkebunan (soft commodity) di pasar global juga menanjak. Harga soft commodity seperti minyak sawit (CPO), kopi, kakao, kedelai, gula, gandum dan jagung rata-rata naik 37% sejak awal tahun (lihat tabel).

Bak pedang bermata dua, kenaikan harga soft commodity tentu menguntungkan para produsen. Namun di sisi lain, kondisi itu turut membebani korporasi yang menggunakan bahan baku soft commodity, seperti produsen makanan dan minuman.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru