Lunasi Pokok & Bunga Obligasi Berkelanjutan Tahap I, BSDE Rogoh Kocek Rp 446,4 miliar

Kamis, 04 Juli 2019 | 18:27 WIB
Lunasi Pokok & Bunga Obligasi Berkelanjutan Tahap I, BSDE Rogoh Kocek Rp 446,4 miliar
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hari ini, Kamis (4/7) merupakan tanggal jatuh tempo Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2012 Seri C senilai Rp 436 miliar. Manajemen emiten properti bersandi BSDE ini, menyatakan telah menempatkan dana pelunasan pokok obligasi beserta bunga ke-28, pada rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Lewat keterbukaan informasi yang disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Christy Grassela Sekretaris Perusahaan emiten yang menjadi anggota indeks Kompas100 ini menyatakan, jumlah nominal dana yang telah disetorkan ke rekening KSEI sebesar Rp 446,36 miliar.

Surat utang tersebut sejatinya merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Bumi Serpong Damai Tahun 2012 senilai total Rp 3 triliun. Pada tahan I, manajemen BSDE telah menerbitkan obligasi senilai Rp 1 triliun.

Obligasi Tahap I yang terbit pada 4 Juli 2012 tersebut terbagi dalam tiga seri. Pertama, Obligasi Tahap I Seri A senilai pokok Rp 85 miliar dengan bunga 8%. per tahun. Surat utang ini memiliki tenor selama 3 tahun, dan jatuh tempo 4 Juli 2015 silam.

Kedua, Obligasi Tahap I Seri B senilai Rp 479 miliar, dengan bunga 9,25% per tahun. Obligasi ini jatuh tempo pada 4 Juli 2017, yang artinya memiliki tenor 5 tahun.

Dan yang terakhir adalah Seri C senilai Rp 436 miliar dengan imbal hasil 9,50% per tahun. Obligasi bertenor 7 tahun ini, jatuh tempo pada 4 Juli 2019.

Bertindak sebagai penjamin emisi obligasi terdiri dari PT Indo Premier Securities, PT Mandiri Sekuritas, PT OSK Nusadana Securities Indonesia, dan PT Sinarmas Sekuritas.

Bagikan

Berita Terbaru

Laba Diproyeksi Tumbuh Dobel Digit, Simak Rekomendasi Saham CMRY dan Target Harganya
| Rabu, 22 April 2026 | 08:00 WIB

Laba Diproyeksi Tumbuh Dobel Digit, Simak Rekomendasi Saham CMRY dan Target Harganya

Pada kuartal I-2026, penjualan CMRY ditaksir melesat lebih dari 20% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Menakar Kekuatan Diplomasi Indonesia di Tengah Krisis Teluk
| Rabu, 22 April 2026 | 07:43 WIB

Menakar Kekuatan Diplomasi Indonesia di Tengah Krisis Teluk

Diplomasi adalah sebuah produk dari kepercayaan, sementara kepercayaan tidaklah dibangun dalam waktu sehari.

MSCI Pertahankan Pembatasan, Cermati Dampaknya ke Pasar Saham
| Rabu, 22 April 2026 | 07:28 WIB

MSCI Pertahankan Pembatasan, Cermati Dampaknya ke Pasar Saham

Pengumuman MSCI membawa ketidakpastian, tapi IHSG masih berpeluang rebound. Prediksi terbaru semester I-2026, plus saham pilihan fundamental baik.

BREN dan DSSA akan Didepak MSCI Akibat HSC, Segini Perkiraan Outflow Dana Asing
| Rabu, 22 April 2026 | 07:25 WIB

BREN dan DSSA akan Didepak MSCI Akibat HSC, Segini Perkiraan Outflow Dana Asing

Active fund yang fokus pada fundamental jangka panjang kemungkinan masih akan menahan kepemilikan di BREN dan DSSA.

Antara Sentimen MSCI dan Suku Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (22/4)
| Rabu, 22 April 2026 | 07:07 WIB

Antara Sentimen MSCI dan Suku Bunga BI, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Rabu (22/4)

Hari ini pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI), dengan konsensus memperkirakan suku bunga acuan tetap 

Manajemen Fiskal Jadi Penentu Arah Obligasi Domestik
| Rabu, 22 April 2026 | 07:00 WIB

Manajemen Fiskal Jadi Penentu Arah Obligasi Domestik

Di tengah dinamika geopolitik dan tekanan domestik, pergerakan pasar obligasi pemerintah masih cenderung terbatas. 

Kinerja Perbankan Awal Tahun Menuai Perbaikan
| Rabu, 22 April 2026 | 06:50 WIB

Kinerja Perbankan Awal Tahun Menuai Perbaikan

​Kinerja bank besar mulai pulih di awal 2026, ditopang turunnya biaya provisi. Bank Mandiri memimpin lewat laba yang melampaui ekspektasi analis.

Asing Agresif Memborong Saham Tambang Grup Merdeka hingga Bakrie, Ini Peta Rotasinya!
| Rabu, 22 April 2026 | 06:50 WIB

Asing Agresif Memborong Saham Tambang Grup Merdeka hingga Bakrie, Ini Peta Rotasinya!

Ketidakpastian makroekonomi dan eskalasi ketegangan geopolitik tetap jadi katalis utama penahan harga komoditas mineral dan energi di level atas.

Nilai Dividen Dharma Polimetal (DRMA) Tahun 2025 Melejit Dua Digit
| Rabu, 22 April 2026 | 06:35 WIB

Nilai Dividen Dharma Polimetal (DRMA) Tahun 2025 Melejit Dua Digit

PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) akan membagikan dividen tunai untuk periode tahun buku 2025 sebesar Rp 329,4 miliar.

Bayar Pajak Bakal Bisa Memakai QRIS
| Rabu, 22 April 2026 | 06:25 WIB

Bayar Pajak Bakal Bisa Memakai QRIS

Ditjen Pajak mempercepat langkah digitalisasi layanan dengan menyiapkan perluasan kanal pembayaran pajak untuk mendukung sistem Coretax

INDEKS BERITA

Terpopuler