Masih Berlayar, Kapal Ekspor Ukraina Pertama di Bawah Kesepakatan PBB Dekati Suriah

Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:05 WIB
Masih Berlayar, Kapal Ekspor Ukraina Pertama di Bawah Kesepakatan PBB Dekati Suriah
[ILUSTRASI. Kapal pertama yang meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang ditengahi PBB untuk melanjutkan ekspor biji-bijian negara itu, sedang mendekati Pelabuhan Tartous di Suriah pada Hari Minggu (14/8). REUTERS/Milan Sabic ]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - BEIRUT. Kapal pertama yang meninggalkan Ukraina di bawah kesepakatan yang ditengahi PBB untuk melanjutkan ekspor biji-bijian negara itu, sedang mendekati Pelabuhan Tartous di Suriah pada Hari Minggu (14/8) menurut dua sumber pengiriman. Kapal meninggalkan Ukraina dua minggu lalu.

Razoni yang berbendera Sierra Leone, berlayar dari Pelabuhan Odesa Ukraina pada 1 Agustus 2022 di bawah kesepakatan antara Moskow dan Kyiv yang ditengahi oleh PBB dan Turki. Kargo 26.000 ton jagung itu awalnya ditujukan untuk Lebanon yang telah menderita krisis ekonomi parah. Krisis Lebanon menyebabkan kerawanan pangan bagi sekitar setengah dari penduduknya.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

GMT Ubah Desain Insentif Pajak
| Kamis, 17 September 2026 | 05:30 WIB

GMT Ubah Desain Insentif Pajak

Ketentuan tersebut memengaruhi manfaat tax holiday dan tax allowance yang selama ini digunakan untuk menarik investasi.

Sudah Turun 6 Hari, Simak Prediksi Arah IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (17/9)
| Kamis, 17 September 2026 | 04:50 WIB

Sudah Turun 6 Hari, Simak Prediksi Arah IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (17/9)

IHSG mengakumulasi pelemahan 3,61% dalam sepekan terakhir. IHSG juga melemah 25,56% sejak awal tahun.

Makin Selektif, Modal Ventura Masuk Fase Konsolidasi
| Kamis, 17 September 2026 | 04:50 WIB

Makin Selektif, Modal Ventura Masuk Fase Konsolidasi

OJK mencatat pembiayaan modal ventura hingga Juli 2026 turun 0,46% secara tahunan menjadi Rp 16,32 triliun

Pergantian Menkeu dan Premi Risiko Indonesia
| Kamis, 17 September 2026 | 04:31 WIB

Pergantian Menkeu dan Premi Risiko Indonesia

Pekerjaan pertama Suahasil bukan membuat pasar menyukai namanya, namun membuat pasar percaya bahwa aturan main tidak berubah tanpa penjelasan.

Harga Tembaga Koreksi, Ini Dampaknya ke MDKA, ANTM dan BRMS
| Rabu, 16 September 2026 | 15:00 WIB

Harga Tembaga Koreksi, Ini Dampaknya ke MDKA, ANTM dan BRMS

Katalis yang perlu diperhatikan ke depan mencakup kebijakan tarif AS, perkembangan persediaan LME dan COMEX, kebijakan The Fed dan arah dolar AS.​

Gejolak Harga Minyak Mengerek Biaya Angkut
| Rabu, 16 September 2026 | 14:19 WIB

Gejolak Harga Minyak Mengerek Biaya Angkut

Konflik geopolitik turut memicu lonjakan tarif angkut dan mengancam margin perusahaan. Tapi, tekanan bukan hanya dari harga energi.

Meski Sentimen Akuisisi Saham DSSA Masih Volatile, Ini Sebabnya
| Rabu, 16 September 2026 | 14:15 WIB

Meski Sentimen Akuisisi Saham DSSA Masih Volatile, Ini Sebabnya

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) bergerak volatile setelah melonjak signifikan menyusul narasi akuisisi PT Bali Media Telekomunikasi.

Saham BYAN Anjlok 41% Sebulan, Dihantam Isu Akuisisi hingga Force Majeure
| Rabu, 16 September 2026 | 12:50 WIB

Saham BYAN Anjlok 41% Sebulan, Dihantam Isu Akuisisi hingga Force Majeure

BYAN tidak mengetahui adanya rencana akuisisi sekitar 62,2% saham BYAN oleh Haji Isam, atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam

Jadi Top Foreign Buy, Saham AMMN dan BRMS Masih Layak Dilirik?
| Rabu, 16 September 2026 | 12:45 WIB

Jadi Top Foreign Buy, Saham AMMN dan BRMS Masih Layak Dilirik?

Analis menyebut secara keseluruhan, AMMN dan BRMS masih berpeluang menguat dalam jangka pendek, terutama didorong oleh kenaikan bobot dalam indeks

Emiten Konstruksi Bidik Proyek Data Center, Bagaimana Kesiapan TOTL?
| Rabu, 16 September 2026 | 12:30 WIB

Emiten Konstruksi Bidik Proyek Data Center, Bagaimana Kesiapan TOTL?

Emiten konstruksi terpantau mulai membidik bisnis pembangunan data center di tengah terbatasnya anggaran konstruksi pemerintah.

INDEKS BERITA