Saham BYAN Anjlok 41% Sebulan, Dihantam Isu Akuisisi hingga Force Majeure
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) terkoreksi signifikan, kurang lebih sebulan terakhir. Harganya merosot 41% sejak 19 Agustus 2026 sampai dengan 15 September 2026 seiring munculnya tiga sentimen negatif berturut-turut.
Awalnya, saham BYAN sempat terangkat oleh rumor rencana akuisisi 62% saham oleh pihak terafiliasi pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Rumor ini beredar setelah pemberitaan media daring yang melaporkan Haji Isam bersama pemegang saham pengendali BYAN Dato’ Low Tuck Kwong dan pemilik PT Republik Korpora Indonesia Norman Joesoef terlihat meninjau area operasional tambang BYAN di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (15/8/2026).
