Menginisiasi Perdamaian Jusuf Hamka & Bank Syariah, Iggi: Ini Kemenangan Bersama

Selasa, 03 Agustus 2021 | 16:22 WIB
Menginisiasi Perdamaian Jusuf Hamka & Bank Syariah, Iggi: Ini Kemenangan Bersama
[ILUSTRASI. Pemilik PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) Jusuf Hamka bersama Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Iggi Haruman Achsien berjabat tangan usai penandatanganan akad kesepakatan penyelesaian pembiayaan kepada CMNP, Senin (2/8).]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memanasnya hubungan antara Jusuf Hamka pemimpin PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) dengan 7 perbankan syariah, berakhir damai. Bertempat di kantor Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI), Senin (2/8), para pihak yang bersengketa menandatangani akad kesepakatan penyelesaian pembiayaan.

Iggi Haruman Achsien Sekjen Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) dan Lukmanul Hakim Pengurus MUI, disebut Jusuf Hamka sebagai tokoh-tokoh yang mewujudkan penyelesaian tersebut. "Saya bangga dengan cara-cara Islami yang diprakarsai oleh bapak Lukmanul Hakim dan bapak Iggi. Tanpa bantuan beliau-beliau, tidak mungkin masalah ini bisa selesai dengan baik dan cepat," tulis Jusuf Hamka dalam akun Instagramnya, @jusufhamka, Senin.

Saat dihubungi KONTAN, Iggi menyatakan ada sejumlah hal yang ingin dia sampaikan terkait selesainya perselisihan Jusuf Hamka sebagai debitur dengan 7 perbankan syariah sebagai kreditur sindikasi. "Pertama, tidak ada tekanan. Yang ada tekenan (penandatanganan) pada hari ini," tutur pria yang turut mempelopori pasar obligasi syariah (sukuk) di Indonesia ini.

Baca Juga: Perbankan syariah optimis akan terus tumbuh positif hingga akhir tahun 2021

Kedua, lanjut Iggi, tidak ada istilah menang atau kalah karena ini adalah kemenangan bersama. Adapun yang ketiga, para pihak dengan berbesar hati sudah saling memaafkan.

Selanjutnya Iggi menegaskan, bahwa kesepakatan tersebut merupakan buah tabayyun dan mediasi, untuk mencegah perpecahan diantara para pelaku ekonomi syariah. "Semoga hal ini menjadi upaya bersama untuk memajukan ekonomi syariah," pungkas Staf Ahli Wakil Presiden Ma'ruf Amin ini.

Sekadar mengingatkan, Citra Marga Lintas Jabar memperoleh pembiayaan sindikasi untuk pengerjaan jalan tol Soroja yang dimulai tahun 2016 lalu dengan plafon sebesar Rp 834 miliar dan akad murabahah atau jual-beli.

Proyek tersebut digarap oleh Citra Marga, perusahaan yang didirikan dari hasil konsorsium PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), dan PT Jasa Sarana. Jusuf Hamka tercatat merupakan pemilik CMNP.

Adapun bank sindikasi pembiayaan jalan tol Soroja terdiri dari PT Bank Muamalat Indonesia Tbk bersama 6 unit usaha syariah Bank Pembangunan Daerah (UUS BPD). Keenamnya terdiri dari UUS PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah selaku mandated lead arranger, PT BPD Jambi, PT BPD Kalsel, PT BPD Sumut, BPD DIY, dan UUS PT BPD Sulselbar.

Achmad K. Permana, Direktur Utama PT Bank Muamalat Indonesia sebagai wakil dari 7 bank peserta sindikasi mengatakan, dengan ditandatanganinya akad kesepakatan ini, maka kesalahpahaman yang terjadi antara kedua belah pihak sudah tidak ada lagi. Dia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam membantu sehingga kesepakatan penting ini dapat tercapai.

Baca Juga: Bank-bank besar panen laba di semester I 2021

“Atas nama bank peserta sindikasi kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jusuf Hamka dan CMLJ atas tercapainya kesepakatan ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu memediasi. Ini adalah refleksi kemenangan bersama dan tidak ada lagi narasi dizalimi dan menzalimi. Kejadian ini adalah pengalaman berharga bagi kita semua dan semoga menjadi momentum positif bagi industri perbankan syariah agar semakin dikenal dan diminati oleh masyarakat,” ujar Achmad Permana.

Selanjutnya: Pilihan Investasi Halal, Saham Syariah hingga Reksadana Syariah

Selanjutnya: MES sebut potensi pembiayaan bank syariah terhadap industri halal bisa capai Rp 714 T

 

Bagikan

Berita Terbaru

Purbaya Sebut SAL yang Tersimpan di BI Rp 120 T
| Selasa, 07 April 2026 | 06:15 WIB

Purbaya Sebut SAL yang Tersimpan di BI Rp 120 T

Dari total SAL sekitar Rp 420 triliun, sebanyak Rp 300 triliun di antaranya ada di perbankan         

Penuhi Free Float, Green Era Energy Mengurangi Kepemilikan Saham di BREN
| Selasa, 07 April 2026 | 06:15 WIB

Penuhi Free Float, Green Era Energy Mengurangi Kepemilikan Saham di BREN

Green Era Energy menjual 350 juta saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan harga transaksi Rp 4.510 per saham pada 6 April 2026.

Kontribusi MBG ke Setoran Pajak Hanya 3% Hingga 5%
| Selasa, 07 April 2026 | 06:11 WIB

Kontribusi MBG ke Setoran Pajak Hanya 3% Hingga 5%

Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, efek yang lebih besar datang dari aktivitas ekonomi yang tercipta

NPL Kredit Konsumer Berpotensi Meningkat Usai Lebaran
| Selasa, 07 April 2026 | 06:10 WIB

NPL Kredit Konsumer Berpotensi Meningkat Usai Lebaran

​Risiko kredit macet mengintai pasca Lebaran. Lonjakan belanja menekan kemampuan bayar, sementara tren NPL perbankan mulai merangkak naik.

Giliran Jadi Pahlawan
| Selasa, 07 April 2026 | 06:10 WIB

Giliran Jadi Pahlawan

Kepada seluruh ASN dan pejabat di semua instansi dan lembaga negara: tolong jalankan kebijakan efisiensi sebaik-baiknya.

Insentif PPN DTP Rp 2,6 Triliun dari Negara
| Selasa, 07 April 2026 | 06:05 WIB

Insentif PPN DTP Rp 2,6 Triliun dari Negara

Pemerintah menjaga agar kenaikan harga tiket pesawat sekitar 9% hingga 13% imas kenaikan harga avtur

Tak Bisa Penuhi Free Float, Solusi Tunas Pratama (SUPR) Berencana Delisting
| Selasa, 07 April 2026 | 06:05 WIB

Tak Bisa Penuhi Free Float, Solusi Tunas Pratama (SUPR) Berencana Delisting

Kondisi perusahaan yang belum mampu memenuhi ketentuan minimum free float 15%, jadi alasan PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) berencana delisting.

Pelipur Lara dari Saham Pembagi Dividen
| Selasa, 07 April 2026 | 06:00 WIB

Pelipur Lara dari Saham Pembagi Dividen

Pembagian dividen bisa menjadi pelipur lara bagi investor yang terjebak penurunan harga saham. Tapi, hati-hati memburu sahamnya

Defisit Anggaran Bengkak Pasca Satu Bulan Perang
| Selasa, 07 April 2026 | 05:56 WIB

Defisit Anggaran Bengkak Pasca Satu Bulan Perang

Realisasi defisit anggaran hingga 31 Maret 2026 Rp 240 triliun, tumbuh 140% secara tahunan​         

Lonjakan Harga Komoditas Menopang Laba Emiten Nikel
| Selasa, 07 April 2026 | 05:55 WIB

Lonjakan Harga Komoditas Menopang Laba Emiten Nikel

Sejumlah emiten nikel mencatat pertumbuhan laba bersih selama 2025. Tren kenaikan harga nikel jadi salah satu penopangnya.

INDEKS BERITA

Terpopuler