Okupansi Hotel DFAM Tertekan Tiket Pesawat
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Emiten perhotelan, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) memasang target pertumbuhan kinerja moderat pada tahun ini. Proyeksi performa ini seiring dengan tekanan kenaikan harga tiket pesawat akibat harga avtur dan fuel surcharge yang mahal, yang bisa memicu penurunan tingkat okupansi kamar hotel.
Sekretaris Perusahaan PT Dafam Property Indonesia Tbk Soviadi Nor Rachman menyampaikan, secara keseluruhan, outlook industri perhotelan tahun ini masih tergolong optimistis, meski dengan pendekatan yang lebih hati-hati. "Bisa dibilang masih optimistis, tetapi lebih hati-hati. Belum masuk fase revisi besar, namun ekspektasi sudah mulai diturunkan ke level yang lebih realistis," ujarnya kepada KONTAN, Jumat (10/4) pekan lalu.
Baca Juga: Kenaikan Tarif Tiket Pesawat Maksimal 13%
