Pabrik Kedua Siap Beroperasi Tahun Ini, BRMS Menggenjot Produksi Emas

Selasa, 07 Juni 2022 | 06:17 WIB
Pabrik Kedua Siap Beroperasi Tahun Ini, BRMS Menggenjot Produksi Emas
[]
Reporter: Muhammad Julian | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) bertekad meraih pertumbuhan produksi emas di sepanjang tahun ini. Optimisme itu lantaran adanya tambahan produksi dari pabrik kedua mereka yang akan beroperasi secara komersial pada akhir kuartal ketiga atau awal kuartal keempat tahun ini.

"Ke depan akan ada pertumbuhan volume produksi emas dari BRMS karena pabrik emas kedua di Palu yang akan berproduksi dengan kapasitas 4.000 ton per hari pada tahun ini," ungkap Direktur & Investor Relations PT Bumi Resources Minerals Tbk, Herwin Hidayat kepada KONTAN, akhir pekan lalu.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

HKI Minta Hambatan Investasi Cepat Dibenahi
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:18 WIB

HKI Minta Hambatan Investasi Cepat Dibenahi

Investor saat ini lebih menyoroti aspek kepastian proses investasi, kecepatan pengambilan keputusan, dan sinkronisasi kebijakan di lapangan.

MDKA Mulai Pengeboran  di Tambang Emas Pani
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:13 WIB

MDKA Mulai Pengeboran di Tambang Emas Pani

Pengeboran baru ini lantaran MDKA membidik potensi peningkatan sumber daya mineral yang saat ini berada di kisaran 7,0 juta ounces emas.

Tekanan Rupiah Menguat, Risiko Ekonomi RI di Tengah Sentimen Global
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:10 WIB

Tekanan Rupiah Menguat, Risiko Ekonomi RI di Tengah Sentimen Global

Rupiah mendekati Rp 17.900 per dolar AS. Pemicu utama dari defisit anggaran hingga harga minyak global terungkap. Apa dampaknya?

Harga LNG Melonjak 60%, PGN Lakukan Pengaturan Pemakaian Aktual
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:09 WIB

Harga LNG Melonjak 60%, PGN Lakukan Pengaturan Pemakaian Aktual

PT PGN melakukan penyesuaian secara bertahap, sambil tetap membuka ruang fleksibilitas bagi pelanggan.

Lemigas Menjadi BLU yang Bisa Impor Minyak
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 06:03 WIB

Lemigas Menjadi BLU yang Bisa Impor Minyak

Kementerian ESDM memastikan tidak ada pembentukan lembaga baru untuk impor minyak sealin dilakukan oleh Pertamina

Menanti Potensi Menjadi Realisasi
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:37 WIB

Menanti Potensi Menjadi Realisasi

Pelemahan rupiah terhadap dolar AS seharusnya jadi momentum untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Anak Usaha Surya Semesta Internusa (SSIA) Pacu Penjualan Lahan Industri
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 05:20 WIB

Anak Usaha Surya Semesta Internusa (SSIA) Pacu Penjualan Lahan Industri

Suryacipta Swadaya menargetkan penjualan lahan 14 hektare (ha) di Suryacipta City of Industry, Karawang dan 60 ha di Subang Smartpolitan.

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Tetap Optimis Capai Target
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 04:20 WIB

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE) Tetap Optimis Capai Target

Pada tahun ini, emiten security printing itu menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di atas 10%.​

Asuransi Bersiap Hadapi Efek Volatilitas Harga Minyak
| Sabtu, 30 Mei 2026 | 04:15 WIB

Asuransi Bersiap Hadapi Efek Volatilitas Harga Minyak

Industri reasuransi mengalami penurunan premi energi onshore sedalam 17% secara tahunan menjadi Rp 30 miliar.

Laba Bank Besar Bisa Terbatas di Semester Pertama
| Jumat, 29 Mei 2026 | 13:17 WIB

Laba Bank Besar Bisa Terbatas di Semester Pertama

Kinerja bank besar masih melanjutkan pertumbuhan positif sepanjang empat bulan pertama tahun ini. Tapi, mayoritas masih mencetak pertumbuhan tipis

INDEKS BERITA

Terpopuler