PALM Tambah Modal Anak Usaha Untuk Bayar Utang Pembelian Saham MBMA ke Boy Thohir Cs

Selasa, 23 April 2024 | 08:01 WIB
PALM Tambah Modal Anak Usaha Untuk Bayar Utang Pembelian Saham MBMA ke Boy Thohir Cs
[ILUSTRASI. Ilustrasi dan Logo PT Provident Investasi Bersama Tbk. DOK/PALM]
Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) melakukan peningkatan modal terhadap anak usahanya, yakni PT Alam Permai. PALM tercatat mengempit 99,9% saham PT Alam Permai. PALM melakukan penyetoran modal tambahan senilai Rp 3,69 triliun. Penyetoran modal ini terbagi menjadi sebanyak 3,69 juta saham dengan nilai nominal masing-masingnya sebesar Rp 1 juta per saham

Usai penyuntikan modal oleh PALM, modal dasar PT Alam Permai naik dari semula Rp 11,30 miliar menjadi Rp 3,70 triliun. Sementara modal ditempatkan dan modal disetor PT Alam Permai juga meningkat dari semula Rp 11,30 miliar menjadi Rp 3,70 triliun.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Pertumbuhan Penjualan Memacu Prospek Emiten Otomotif
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:11 WIB

Pertumbuhan Penjualan Memacu Prospek Emiten Otomotif

Kinerja industri otomotif menunjukkan tren positif di semester I-2026. Prospek emiten otomotif cerah seiring tren naiknya penjualan kendaraan​

Koperasi Merah Putih Jangan Sekadar Berdiri
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:10 WIB

Koperasi Merah Putih Jangan Sekadar Berdiri

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjual barang subsidi seperti LPG 3 kg, beras hingga Minyakita.

Menimbang Dampak Ekonomi di Balik Aturan Produk Tembakau
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:10 WIB

Menimbang Dampak Ekonomi di Balik Aturan Produk Tembakau

Apabila kebijakan kemasan rokok polos diterapkan, maka investasi dan ekspansi di sektor IHT akan terhambat sehingga berpotensi menimbulkan PHK.

Tuntas Bayar Dividen, Prospek ACES Masih Ditopang Penjualan
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:03 WIB

Tuntas Bayar Dividen, Prospek ACES Masih Ditopang Penjualan

Usai menyebar dividen jumbo, emiten di sektor ritel ini akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25-30 toko Azko.

Tarif PNBP Naik, Bebani Dunia Usaha
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:00 WIB

Tarif PNBP Naik, Bebani Dunia Usaha

Membuka PT kini jauh lebih mahal. PP Nomor 30 Tahun 2026 menaikkan tarif PNBP Kemenkumham, membebani dunia usaha. 

Kantongi Restu Pemegang Saham, MLPT Menggelar Stock Split dengan Rasio 1:25
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:00 WIB

Kantongi Restu Pemegang Saham, MLPT Menggelar Stock Split dengan Rasio 1:25

Para pemegang saham menyetujui rencana PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) untuk melakukan stock split dari Rp 100 per saham jadi Rp 4 per saham.

 Unilever (UNVR) Realisasikan Buyback Saham Senilai Rp 285 Miliar
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:54 WIB

Unilever (UNVR) Realisasikan Buyback Saham Senilai Rp 285 Miliar

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah merealisasikan pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp 285,05 miliar

Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (16/7)
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:50 WIB

Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (16/7)

IHSG mengakumulasi kenaikan 2,87% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 30,13%.

Laju Indeks Bursa Dibayangi Saham Terkonsentrasi Tinggi
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:49 WIB

Laju Indeks Bursa Dibayangi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Masuknya 37 saham baru dalam daftar high shareholding concentration (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi menahan penguatan IHSG.​

Jebakan Greenwashing dan Urgensi Masyarakat Sipil
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:28 WIB

Jebakan Greenwashing dan Urgensi Masyarakat Sipil

Kepercayaan pasar pada akhirnya tidak dibangun dari brosur yang dicetak di atas kertas daur ulang.  

INDEKS BERITA