Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi

Senin, 11 November 2024 | 14:39 WIB
Pariwisata dan Pertumbuhan Ekonomi
[ILUSTRASI. Sejumlah wisatawan berada di Kuta di Kuta Beach Park The Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kuta, Praya, Lombok Tengah, NTB, Rabu (6/11/2024). Injourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyebutkan serapan investasi di The Mandalika Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika hingga saat ini mencapai Rp5,8 triliun yang sebagian besar berupa pembangunan berbagai fasilitas penunjang pariwisata, seperti hotel, restoran serta fasilitas lainnya dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 16 ribu orang.ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/wpa.]
Lucky Christ Nugroho | Ekonom Yunior Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja sektor pariwisata dalam perekonomian nasional terus menunjukkan perbaikan setelah menghadapi tantangan yang berat selama masa pandemi Covid-19. Kontribusi sektor pariwisata terhadap keseluruhan ekonomi terus meningkat. Setelah sempat turun menjadi 2,2% pada tahun 2020, kontribusi sektor pariwisata diperkirakan mencapai 4% pada tahun 2024. Pencapaian ini sebenarnya masih di bawah level pra-pandemi yang mencapai 5% terhadap keseluruhan produk domestik bruto (PDB) 2019. 

Dari sisi tenaga kerja, sektor pariwisata mampu menciptakan lapangan pekerjaan dengan tren positif. Pada tahun 2023, sektor pariwisata berhasil menyerap hingga 24,4 juta tenaga kerja bahkan telah meningkat 18% dari penyerapan pada saat pra-pandemi (2019). Pencapaian ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata merupakan sektor yang adaptif dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari perannya yang melibatkan banyak industri pendukung seperti akomodasi, transportasi dan perdagangan. 

Baca Juga: INCO Kerja Sama Strategis dengan GEM, Garap Smelter HPAL Rp 21,93 Triliun di Sulawesi

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Harga Energi Berfluktuasi, RAJA Tetap Mengantongi Laba Tinggi
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:57 WIB

Harga Energi Berfluktuasi, RAJA Tetap Mengantongi Laba Tinggi

Laba bersih PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) tumbuh 100,44% yoy menjadi US$ 22,75 juta pada akhir semester pertama lalu.

Gubernur BI di Zaman yang Tak Pasti
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:13 WIB

Gubernur BI di Zaman yang Tak Pasti

Ukuran keberhasilan gubernur BI bukan popularitas atau ketenangan pasar selama satu-dua hari, melainkan kepercayaan.

Transparansi ETF Emas
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Transparansi ETF Emas

Ingat, tanpa transparansi emas fisik dan jaminan likuiditas, maka ETF emas berisiko merugikan investor. 

Rapor Merah IPO BUMN Membayangi Rencana Danantara Boyong Pelat Merah ke Lantai Bursa
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:01 WIB

Rapor Merah IPO BUMN Membayangi Rencana Danantara Boyong Pelat Merah ke Lantai Bursa

Dari 13 BUMN dan anak usaha BUMN non-bank yang IPO sejak 2010, hanya PGEO yang sahamnya mampu bertahan di atas harga perdana.

Penjualan Ritel Juga Diperkirakan Menurun
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Penjualan Ritel Juga Diperkirakan Menurun

Indeks Penjualan Riil (IPR) Juli 2026 diperkirakan berada di level 224,4, turun 0,7% per bulan      

Penerimaan Pajak Baru Setengah Target
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:11 WIB

Penerimaan Pajak Baru Setengah Target

Realisasi penerimaan pajak hingga akhir Juli 2026 baru mencapai 51% dari target                     

Kasus Korupsi Ekspor CPO 15 Perusahaan Sawit Masuk Pengadilan, Kerugian Rp 7,3 T
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Kasus Korupsi Ekspor CPO 15 Perusahaan Sawit Masuk Pengadilan, Kerugian Rp 7,3 T

Skandal ini menjadi sorotan tajam setelah hasil audit BPKP mengungkap angka fantastis kerugian negara yang mencapai Rp 7,3 triliun.​

Usai Dapat Kontrak Rp 22 Triliun Saham DEWA Melandai, Investor Tunggu Pembuktian
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Usai Dapat Kontrak Rp 22 Triliun Saham DEWA Melandai, Investor Tunggu Pembuktian

Efek kontrak Sebuku Sejaka Coal (SSC) ke EBITDA PT Darma Henwa Tbk (DEWA) diproyeksikan sekitar 4% pada 2026.

Saham Duo Garuda GIAA dan GMFI Kompak Terbang, Masih Aman Buat Dikejar?
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Saham Duo Garuda GIAA dan GMFI Kompak Terbang, Masih Aman Buat Dikejar?

Kenaikan harga saham Grup Garuda, yakni GIAA dan GMFI dibumbui cerita soal aksi korporasi dan dukungan pemerintah.

Antara MSCI dan Indeks Kepercayaan Konsumen, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:44 WIB

Antara MSCI dan Indeks Kepercayaan Konsumen, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

Investor juga cenderung wait and see menjelang review MSCI pada 12 Agustus. Ini katalis penting bagi arah IHSG dan aliran dana asing.

INDEKS BERITA

Terpopuler