Pemerintah Larang Rekam Data Biometerik WNI oleh Pemroses Visa Arab

Kamis, 24 Januari 2019 | 06:43 WIB
Pemerintah Larang Rekam Data Biometerik WNI oleh Pemroses Visa Arab
[]
Reporter: Abdul Basith | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Proses permohonan visa kunjungan ke Arab Saudi menjadi tidak jelas. Pemerintah Indonesia melarang kegiatan perekaman data sidik jari dan retina mata atawa biometrik warga Indonesia yang dilakukan pihak ketiga yang ditunjuk Kerajaan Arab Saudi.

Pemerintah menegaskan pihak asing, termasuk Visa Facilitation Service (VFS) Tasheel, dilarang melakukan perekaman data biometrik atas Warga Negara Indonesia tanpa adanya perjanjian khusus. Namun pemerintah tidak menyebutkan mulai kapan pelarang tersebut akan berlaku.

Larangan itu diumumkan usai rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemko PMK). Rapat yang berlangsung Rabu (23/1) itu dihadiri pejabat dari Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Kementerian Agama (Kemnag), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Rapat juga menyepakati agar ada penundaan kegiatan rekam biometrik untuk persyaratan visa kunjungan ke Arab Saudi. Dengan demikian, VSF Tasheel yang selama ini menjalankan rekam biometrik harus menghentikan operasional mereka di Indonesia. "Tidak boleh ada perekaman biometrik di wilayah kedaulatan Indonesia yang dilakukan oleh pihak asing. Kecuali ada perjanjian kerjasama," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemdagri Zudan Arif Fakrulloh, usai rapat.

VFS Tasheel adalah sebuah perusahaan mitra outsourcing visa yang resmi ditunjuk Kementerian Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi. Tak hanya di Indonesia, mereka juga beroperasi di negara lain.

Warga negara Indonesia yang mengajukan visa ke Arab Saudi jumlahnya terus meningkat, terutama untuk tujuan ibadah umrah dan haji. Nah permohonan visa ini menjadi terhambat lantaran keberadaan VSF Tasheel hanya ada di ibukota provinsi.

Zudan bilang nantinya BKPM akan mengundang asosiasi biro perjalanan haji dan umroh. BKPM akan melakukan evaluasi perekaman biometrik oleh VFS Tasheel.
Sebelumnya pada Desember 2018 lalu pemerintah Indonesia telah menyurati pemerintah Arab Saudi agar menunda kewajiban rekam biometrik. Hanya saja belum ada tanggapan surat tersebut.

Ketua Harian Permusyawarakatan Antar Syarikat Travel Umrah dan Haji Indonesia (PATUHI) Artha Hanif mendukung kebijakan pemerintah. "Rekam biometrik menyulitkan jamaah haji dan umrah," kata Artha.

Bagikan

Berita Terbaru

MIDI Membagikan Dividen Interim Rp 127,05 Miliar
| Rabu, 04 November 2026 | 07:33 WIB

MIDI Membagikan Dividen Interim Rp 127,05 Miliar

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) akan membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp 127,05 miliar atau setara Rp 3,8 per saham. 

MARK Tangkap Permintaan Sarung Tangan
| Rabu, 04 November 2026 | 07:29 WIB

MARK Tangkap Permintaan Sarung Tangan

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mulai memetik hasil dari strategi bisnis barunya di tengah pemulihan permintaan cetakan sarung tangan.

PTPP Raup Kontrak Baru dari Pupuk Kaltim Rp 400 Miliar
| Rabu, 04 November 2026 | 07:29 WIB

PTPP Raup Kontrak Baru dari Pupuk Kaltim Rp 400 Miliar

PT PP Tbk (PTPP) meraih kontrak baru di sektor infrastruktur industri senilai Rp 400 miliar. Kontrak ini berasal dari PT Pupuk Kalimantan Timur. 

Saham Batubara Masih Tertekan, Dividen ITMG Jadi Penenang
| Rabu, 04 November 2026 | 07:22 WIB

Saham Batubara Masih Tertekan, Dividen ITMG Jadi Penenang

Emiten pertambangan batubara tersebut akan menebar dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar US$ 74,2 juta, setara Rp 1,34 triliun.

IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, Ini Saran Analis untuk Trader
| Rabu, 04 November 2026 | 07:21 WIB

IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, Ini Saran Analis untuk Trader

IHSG masih rapuh dan tekanan jual makin meluas, trader disarankan wait and see, jaga modal dan mengendalikan risiko

Kinerja Erajaya Active Lifestyle (ERAL) Terdorong Xpeng
| Rabu, 04 November 2026 | 07:16 WIB

Kinerja Erajaya Active Lifestyle (ERAL) Terdorong Xpeng

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) mencatatkan pertumbuhan pesat di segmen active maupun lifestyle pada tahun ini

Valuasi Semakin Murah, IHSG Bisa Merekah
| Rabu, 04 November 2026 | 07:14 WIB

Valuasi Semakin Murah, IHSG Bisa Merekah

Pengecualian saham HSC dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), membuat valuasi IHSG lebih menarik. 

Saham HSC Bergerak Liar Usai Didepak dari IHSG, Masih Ada Peluang Cuan
| Rabu, 04 November 2026 | 07:09 WIB

Saham HSC Bergerak Liar Usai Didepak dari IHSG, Masih Ada Peluang Cuan

Saham HSC yang punya fundamental kuat dan didukung kredibilitas manajemen yang baik, masih memungkinkan foreign inflow.

Pasar Wait and See, Rupiah Masih Bisa Tertekan pada Rabu (4/11)
| Rabu, 04 November 2026 | 06:30 WIB

Pasar Wait and See, Rupiah Masih Bisa Tertekan pada Rabu (4/11)

Melansir Bloomberg, rupiah spot ditutup melemah tipis 0,02% secara harian ke level Rp 18.160 per dolar AS

Kinerja Emiten CPO Semakin Mantap
| Rabu, 04 November 2026 | 06:17 WIB

Kinerja Emiten CPO Semakin Mantap

Kenaikan harga crude palm oil (CPO) dan implementasi program B50 menopang kinerja emiten CPO hingga kuartal III-2026

INDEKS BERITA

Terpopuler