Pemerintah Siapkan Revisi Aturan DHE SDA, Emiten Nikel Paling Terdampak, CPO Aman
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana pemerintah meningkatkan konversi devisa hasil ekspor sumber daya alam (DHE SDA) ke rupiah berpotensi mengubah strategi pengelolaan kas emiten eksportir. Khususnya, perusahaan dengan penerimaan dolar Amerika Serikat (AS) besar, tetapi juga memiliki kebutuhan impor, utang valas, dan belanja modal (capital expenditure/capex) tinggi.
Sektor nikel menjadi salah satu yang paling rentan. Pasalnya, pembangunan smelter dan proyek pengolahan mineral membutuhkan banyak peralatan impor serta pendanaan dalam dolar AS. Jika fleksibilitas penggunaan DHE untuk memenuhi kebutuhan tersebut berkurang, perusahaan berpotensi menghadapi tambahan risiko kurs dan kebutuhan pendanaan.
