Pergerakan Rupiah Hari Ini (15/8) Akan Ditopang Dana Asing

Senin, 15 Agustus 2022 | 04:50 WIB
Pergerakan Rupiah Hari Ini (15/8) Akan Ditopang Dana Asing
[]
Reporter: Yuliana Hema | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah bakal bertenaga pada Senin (15/8). Penguatan ini melanjutkan kenaikan pada Jumat lalu (12/8), di mana kurs spot rupiah spot naik 0,67% jadi Rp 14.668 dan kurs Jisdor naik 0,75% jadi Rp 14.688 per dollar Amerika Serikat (AS). 

Ekonom Bank Mandiri Reny Eka Putri menuturkan, rupiah bakal kian menguat jika data neraca dagang dalam negeri positif. "Euforia pasar mendorong terjadinya dana asing masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia," jelas dia, Jumat (12/8). 

Research & Education Coordinator Valbury Asia Futures, Nanang Wahyudin menyebut, secara teknikal rupiah berpotensi melanjutkan penguatan karena berhasil tutup di atas support penting, Rp 14.735.

Baca Juga: Rupiah Berpotensi Menguat Pada Perdagangan Senin (15/8)

Tapi, rupiah bisa koreksi jika neraca dagang ternyata defisit. Sejauh ini, konsensus memperkirakan neraca dagang masih akan surplus sebesar US$ 3,93 miliar, lebih kecil dari realisasi Juni 2022 sebesar US$ 5,09 miliar. 

Hitungan Nanang, rupiah berpotensi menguat dan bergerak dalam kisaran Rp 14.570-Rp 14.640 per dollar AS pada Senin (15/8). Sementara Reny memperkirakan, dana asing masih akan masuk dan membantu rupiah kembali menguat. Reny menghitung, kurs rupiah akan bergerak di kisaran Rp 14.650 -Rp 14.786 per dollar AS.

Baca Juga: Bertenaga, Rupiah Jisdor Menguat ke Rp 14.688 Per Dolar AS Pada Jumat (12/8)

Bagikan

Berita Terbaru

DRMA Targetkan Pendapatan Rp 6,5 Triliun, Ini Jurus Hadapi Industri Otomotif Lesu
| Minggu, 15 Februari 2026 | 10:18 WIB

DRMA Targetkan Pendapatan Rp 6,5 Triliun, Ini Jurus Hadapi Industri Otomotif Lesu

DRMA bidik pendapatan Rp 6,5 triliun pada 2026. Diversifikasi produk EV dan akuisisi Mah Sing jadi strategi utama. Akankah target ini terwujud?

Terkoneksi Jaringan Hashim Djojohadikusumo, INET dan WIFI Kebut Ekspansi
| Minggu, 15 Februari 2026 | 10:00 WIB

Terkoneksi Jaringan Hashim Djojohadikusumo, INET dan WIFI Kebut Ekspansi

INET fokus sebagai penyedia infrastruktur digital (backbone), sedangkan WIFI memanfaatkan jaringan tersebut untuk menyasar pasar ritel.

Penjualan Terjun 80%, POLY Kini Menghadapi Gugatan PKPU dari Pemegang Saham Sendiri
| Minggu, 15 Februari 2026 | 08:21 WIB

Penjualan Terjun 80%, POLY Kini Menghadapi Gugatan PKPU dari Pemegang Saham Sendiri

Kini, POLY hanya mengandalkan pabrik di Kaliwungu, Kendal, dengan tingkat utilisasi hanya sekitar 30%

Mereka yang Menorehkan Cuan di Notes Leather
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB

Mereka yang Menorehkan Cuan di Notes Leather

Aktivitas menulis di buku catatan ini, belakangan banyak dilakukan berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa hingga pekerja kantoran.

Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir Indonesia
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB

Karbon Biru, Harta Karun Jumbo yang Tersembunyi di Pesisir Indonesia

Pemerintah menyiapkan ekosistem karbon biru sebagai bagian strategis upaya pengurangan emisi dan perdagangan karbon. Potensinya sangat besar.

Jaga Penyerap Karbon
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:52 WIB

Jaga Penyerap Karbon

Ekosistem lamun merupakan penyerap karbon yang sangat efisien, terutama pada sedimen, yang mampu menyimpan karbon dalam jangka waktu ribuan tahun.

Sinyal Winter Seasons, Cari Aman di Pasar Aset Kripto
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:51 WIB

Sinyal Winter Seasons, Cari Aman di Pasar Aset Kripto

Harga Bitcoin cs rontok bersamaan dengan likuiditas global yang menyusut di awal tahun 2026. Masih ada yang layak beli?

Investasi Emas Fisik atau Digital, Ini Pertimbangannya!
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:51 WIB

Investasi Emas Fisik atau Digital, Ini Pertimbangannya!

Banyak yang masih ragu: pilih tabungan emas fisik atau digital. Cek perbandingannya di sini!        

DANA Hitung Transaksi, Sambil Menggerakkan Konservasi
| Minggu, 15 Februari 2026 | 05:30 WIB

DANA Hitung Transaksi, Sambil Menggerakkan Konservasi

DANA berupaya membuktikan bahwa transaksi keuangan berbasis aplikasi dapat menjadi pintu masuk edukasi lingkungan. 

 
IHSG Anomali: Bursa Saham Naik, Asing Malah Jual Rp 5,74 Triliun Sepekan
| Minggu, 15 Februari 2026 | 04:40 WIB

IHSG Anomali: Bursa Saham Naik, Asing Malah Jual Rp 5,74 Triliun Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatat penguatan total 3,49% dalam sepekan terakhir dan ditutup pada 8.212.

INDEKS BERITA

Terpopuler