Pergerakan Rupiah Hari Ini (4/2) Tertekan Serangan Omicron
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren negatif pergerakan kurs rupiah masih berlanjut. Ini karena dollar Amerika Serikat (AS) masih terus menguat.
Senior Economist Samuel Sekuritas Fikri C. Permana menjelaskan, rebound indeks dollar AS membuat rupiah terus tertekan. "Bank of England juga akan menaikkan suku bunga acuan yang memicu sikap risk averse pelaku pasar," kata dia. Efeknya, mata uang emerging market dijauhi. Apalagi, tak ada katalis positif dari dalam negeri.
Analis DC Futures Lukman Leong menyebut, rupiah juga terbebani kenaikan jumlah kasus Covid-19. Ini memperkuat kekhawatiran gelombang ketiga Covid-19.
Baca Juga: Kenaikan Kasus Covid-19 Kembali Jadi Sentimen Negatif Bagi Rupiah
Lukman memaparkan, pasar khawatir jika pemerintah membatasi kegiatan sosial. "Pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa kembali tertekan," kata dia. Pasar juga fokus menantikan rilis data non farm payroll AS.
Lukman memperkirakan hari ini rupiah akan melemah dan bergerak di kisaran Rp 14.320-Rp 14.435. Hitungan Fikri, rupiah melemah dan bergerak antara Rp 14.290-Rp 14.460 per dollar AS.
Kamis (3/2), kurs spot rupiah melemah 0,15% jadi Rp 14.378. Sedangkan kurs Jisdor BI melemah 0,24% ke Rp 14.381.
Baca Juga: Investor Risk Averse, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.378 Per Dolar AS
