Pergerakan Rupiah Hari Ini (7/7) Mulai Mengkhawatir Ekonomi Melambat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah diperkirakan melemah lagi hari ini (7/7). Pelaku pasar akan merespons rilis notulensi rapat The Fed.
Analis DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, isi notulensi rapat The Fed diperkirakan masih bernada hawkish. "Tekanan akan kembali lagi menjelang rilis data non farm payroll (NFP) pada Jumat," ujar dia. NFP diperkirakan turun ke kisaran 268.000-300.000 dari 390.000.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, rupiah juga diliputi kekhawatiran terkait perlambatan ekonomi pasca China kembali dilanda Covid-19. Josua memperkirakan, rupiah masih akan melemah dan baru menguat secara gradual pada Agustus.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 15.000, Pasar Khawatir Akan Terjadi Resesi
"Ini karena kebijakan less hawkish The Fed pasca perlambatan ekonomi AS, rupiah juga akan kembali menguat akibat peningkatan suku bunga BI," prediksi Josua.
Lukman memperkirakan kurs rupiah hari ini (7/7) akan bergerak antara Rp 14.925–Rp 15.200. Proyeksi Josua, rupiah bergerak dengan kisaran Rp 14.950–Rp 15.050.
Rabu (6/7), kurs spot rupiah turun tipis 0,04% ke Rp 14.999. Sementara, kurs Jisdor Bank Indonesia (BI) turun 0,16% ke Rp 15.015 per dollar AS.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp 15.015 Per Dolar AS, Ini Peyebabnya
