Perlu Mengerek Imbal Hasil Tarik Investor
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Meningkatnya premi risiko di tengah ketidakpastian pasar membuat investor membutuhkan imbal hasil lebih tinggi untuk menempatkan dana pada obligasi pemerintah. Kondisi ini membuat daya tarik surat berharga negara (SBN) di sisa dua bulan pada tahun ini, bergantung pada tingkat yield yang ditawarkan pemerintah.
Berdasarkan data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, masih terjadwal tujuh kali lelang SBN sepanjang November-Desember 2026, yang terdiri dari empat kali lelang pada November dan tiga kali pada Desember. Sementara secara kumulatif, pemerintah menargetkan perolehan dana sebesar Rp 240 triliun dari lelang SBN pada kuartal IV-2026.
