Peta Bencana

Rabu, 08 Desember 2021 | 09:00 WIB
Peta Bencana
[]
Reporter: Harian Kontan | Editor: Markus Sumartomjon

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di ujung tahun ini, gelombang bencana alam kembali melanda Indonesia. Kejadian paling anyar dan berdampak cukup besar adalah erupsi Gunung Semeru di Lumajang Jawa Timur.

Hingga Senin (6/12), letusan gunung berapi tertinggi di Pulau Jawa itu telah menelan korban jiwa, yakni sebanyak 15 warga meninggal dunia dan 27 orang dinyatakan hilang. Posko Tanggap Darurat Bencana Awan Panas dan Guguran Gunung Semeru masih terus melakukan validasi untuk memastikan status korban erupsi.

Bukan hanya korban jiwa, data per hari Selasa (7/12) memperlihatkan, jumlah warga yang mengungsi mencapai 3.697 orang. Sebagian besar pengungsi berada di wilayah Kabupaten Lumajang, sedangkan sebagian kecil (24 orang) dari Kabupaten Malang.

Sudah mafhum, Indonesia menjadi satu dari tiga negara yang memiliki gunung berapi terbanyak di dunia. Negara kita punya 139 gunung berapi, di bawah Amerika Serikat (173 gunung berapi) dan Rusia (166 gunung berapi).

Dengan "kekayaan" gunung berapi di Tanah Air, tentunya ada konsekuensi yang harus dihadapi, misalnya kejadian letusan gunung berapi. Ini berarti pemerintah harus sigap menghadapi kemungkinan erupsi, gempa hingga bencana ikutan lainnya akibat gunung berapi.

Bukan hanya gunung berapi, Indonesia juga menjadi langganan bencana alam lainnya. Sejak awal tahun hingga kemarin, mengacu data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terjadi 2.953 bencana alam di Indonesia.

Untuk bulan Desember saja sebanyak 55 bencana alam, mulai dari letusan gunung berapi, banjir, puting beliung, tanah longsor, gelombang pasang, hingga kebakaran hutan.

Dengan kata lain, bencana alam bukanlah peristiwa yang tidak bisa dideteksi sejak dini. Hal ini lantaran saban tahun Indonesia selalu mengalami bencana. Dari sini, mitigasi bencana adalah aspek paling penting demi mencegah dampak bencana yang lebih besar.

Agar tak gelagapan menghadapi bencana, pemerintah harus membuat peta bencana yang terukur dan selalu tervalidasi. Indonesia mesti membenahi dari hulu, seperti sistem peringatan dini hingga implementasi penanganan saat kejadian bencana.

Hal yang tak kalah penting, pemerintah perlu sigap menjalani upaya tanggap darurat dan rekonstruksi pasca bencana. Dengan peta bencana dan mitigasi yang solid, kita bisa menekan jumlah korban jiwa dan kerugian pasca bencana.                 

Bagikan

Berita Terbaru

APBN 2026 Dihantui Lonjakan Harga Minyak
| Kamis, 24 September 2026 | 06:44 WIB

APBN 2026 Dihantui Lonjakan Harga Minyak

Harga minyak mentah berjangka jenis Brent masih berada di level US$ 100 per barel                   

Volatilitas Pasar Ancam Imbal Unitlink Saham
| Kamis, 24 September 2026 | 06:25 WIB

Volatilitas Pasar Ancam Imbal Unitlink Saham

Bila dilihat sejak awal tahun, kinerja unitlink saham memang masih mendapat rapor merah dengan mencetak minus 5,00%

Urgensi RUU EBET
| Kamis, 24 September 2026 | 06:19 WIB

Urgensi RUU EBET

Mekanisme kepemilikan masyarakat membantu membangun penerimaan lokal terhadap proyek energi terbarukan.

Jaga Rupiah, BI Perbesar Insentif Lindung Nilai
| Kamis, 24 September 2026 | 06:17 WIB

Jaga Rupiah, BI Perbesar Insentif Lindung Nilai

Untuk menjaring dana asing, Bank Indonesia (BI) pun memperbesar insentif lindung nilai              

BI Rate Tetap, Asing Terus Net Sell, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (24/9)
| Kamis, 24 September 2026 | 05:59 WIB

BI Rate Tetap, Asing Terus Net Sell, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (24/9)

Masih maraknya net sell mejadi salah satu faktor yang perlu dicermati investor dalam melihat kelanjutan penguatan IHSG. 

E-Wallet Perkuat QRIS Antarnegara
| Kamis, 24 September 2026 | 05:50 WIB

E-Wallet Perkuat QRIS Antarnegara

Hingga Juli 2026, BI mencatat QRIS Antarnegara sudah mencetak 25,67 juta transaksi senilai Rp 7,63 triliun. 

Guyur Rp 3,8 Triliun demi Rekening Gratis
| Kamis, 24 September 2026 | 05:30 WIB

Guyur Rp 3,8 Triliun demi Rekening Gratis

Kebutuhan anggaran tersebut berasal dari hasil rekonsiliasi data masyarakat berusia 17 tahun ke atas yang belum mempunyai rekening perbankan.

Makin Selektif, Urun Dana Jaga Kepercayaan Investor
| Kamis, 24 September 2026 | 04:50 WIB

Makin Selektif, Urun Dana Jaga Kepercayaan Investor

Investor saat ini semakin selektif dalam mengambil keputusan investasi, sehingga industri harus lebih cermat dalam menggaet investor.

Setelah Naik Tinggi, Intip Prediksi Arah IHSG pada Hari Ini (24/9)
| Kamis, 24 September 2026 | 04:50 WIB

Setelah Naik Tinggi, Intip Prediksi Arah IHSG pada Hari Ini (24/9)

Meski melesat pada perdagangan kemarin, IHSG masih tercatat turun 0,96% sepekan dan turun 26,28% sejak awal tahun.

Manfat dan Mudarat Membentuk BUMN Tekstil
| Kamis, 24 September 2026 | 04:20 WIB

Manfat dan Mudarat Membentuk BUMN Tekstil

Selain untuk memperkuat industri tekstil nasional, kehadiran perusahaan pelat merah ini dikhawatirkan menggeser peran swasta di sektor ini.

INDEKS BERITA

Terpopuler