Pinjaman Luar Negeri Perusahaan Multifinance Terus Membengkak

Kamis, 25 April 2019 | 08:39 WIB
Pinjaman Luar Negeri Perusahaan Multifinance Terus Membengkak
[]
Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Opsi pendanaan dari luar negeri masih menjadi pilihan bagi pelaku usaha pembiayaan. Mengutip data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sampai Februari 2019, nilai pendanaan asing yang diterima industri multifinance mencapai Rp 104,78 triliun, naik 16,75% dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yaitu sebesar Rp 89,74 triliun. Pendanaan asing sebesar itu berkontribusi 38,2% dari total pendanaan industri yang sebesar Rp 274,27 triliun.

Menurut Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno, tren pendanaan dari luar negeri cenderung meningkat, karena pelaku usaha mencari kesempatan memperoleh pendanaan baru ketika perbankan dalam negeri lebih selektif memberikan pinjaman. "Ketatnya likuiditas di dalam negeri membuat perbankan dari luar menawarkan pinjaman," kata Suwandi, Rabu (24/4).

Ia memperkirakan, pendanaan asing semakin menggemuk hingga akhir tahun. Suwandi memproyeksikan pinjaman dari luar negeri bisa tumbuh sekitar 14%–15% secara year on year (yoy) seperti yang terjadi pada tahun lalu.

Tapi tidak semua multifinance bisa mendapatkan pendanaan dari luar negeri dengan mudah. Biasanya, multifinance yang bisa mendapatkan dana dari luar negeri mempunyai aset minimal Rp 5 triliun dan telah mengantongi pinjaman sindikasi sebelumnya.

PT Indomobil Finance Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang menggalang dana dari luar negeri. Perusahaan pembiayaan milik Grup Indomobil ini baru saja memperoleh pinjaman sindikasi sebesar US$ 100 juta dari tujuh bank luar negeri.

Pinjaman sindikasi tersebut akan digunakan untuk bisnis pembiayaan tahun ini. "Kami melakukan lindung nilai melalui currency swap sehingga terhindar dari risiko fluktuasi mata uang," ungkapnya.

Adapun Direktur Utama PT Radana Bhaskara Finance Tbk (HDFA) Evy Indahwaty bilang, saat ini porsi pinjaman dari bank asing masih berkontribusi 20% terhadap total portofolio. Hingga kini Radana Finance masih tetap menjajaki pinjaman luar negeri lain.

Bagikan

Berita Terbaru

Aturan Dana SAL Diubah, Likuiditas Perbankan Berpotensi Bertambah
| Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

Aturan Dana SAL Diubah, Likuiditas Perbankan Berpotensi Bertambah

Aturan baru penempatan dana SAL pemerintah berpotensi menambah likuiditas perbankan dan mendorong ruang ekspansi kredit.

Turun 4 Hari, Intip Prediksi IHSG Untuk Hari Terakhir Kuartal III, Rabu (30/9)
| Rabu, 30 September 2026 | 04:50 WIB

Turun 4 Hari, Intip Prediksi IHSG Untuk Hari Terakhir Kuartal III, Rabu (30/9)

IHSG mengakumulasi pelemahan 2,47% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 29,20%.​

Pengajuan Kredit Lewat Kanal Digital Multifinance Semakin Ramai
| Rabu, 30 September 2026 | 04:35 WIB

Pengajuan Kredit Lewat Kanal Digital Multifinance Semakin Ramai

PT BRI Multifinance Indonesia mencatat peningkatan pembiayaan lewat saluran digital sebesar 65% secara tahunan per Agustus 2026

Ekonomi Hijau di Tengah Hutan yang Terbakar
| Rabu, 30 September 2026 | 04:35 WIB

Ekonomi Hijau di Tengah Hutan yang Terbakar

Jika ekonomi hijau hanya mengganti istilah tanpa mengubah cara kita memperlakukan alam, yang berubah mungkin hanya namanya.

Nilai NPL Bengkak, Meski Rasio Turun
| Rabu, 30 September 2026 | 04:30 WIB

Nilai NPL Bengkak, Meski Rasio Turun

Kredit melaju, tapi nilai kredit bermasalah perbankan ikut membengkak meski rasio NPL sejumlah bank justru turun

Bonus Demografi Jadi Tantangan Ekonomi
| Rabu, 30 September 2026 | 04:30 WIB

Bonus Demografi Jadi Tantangan Ekonomi

Bonus demografi membutuhkan lapangan kerja produktif dan tenaga kerja terampil​.                         

Menguji Taji Pertumbuhan Ekonomi
| Rabu, 30 September 2026 | 04:20 WIB

Menguji Taji Pertumbuhan Ekonomi

Dengan ambisi pertumbuhan ekonomi 6% di 2027, APBN dipatok defisit 2,4% PDB                         

Bisnis Galangan Kapal ELPI Meningkat
| Selasa, 29 September 2026 | 16:15 WIB

Bisnis Galangan Kapal ELPI Meningkat

 Meningkatnya kebutuhan angkutan kapal untuk komoditas mendorong optimisme PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI). 

Harga Saham Melonjak, BIKE Ungkap Rencana Ekspansi ke Sektor Tambang
| Selasa, 29 September 2026 | 15:50 WIB

Harga Saham Melonjak, BIKE Ungkap Rencana Ekspansi ke Sektor Tambang

BIKE masih mencatat rugi pada semester I-2026 Rp 19,18 miliar, dari yang sebelumnya mencetak laba bersih Rp 6,53 miliar pada semester I-2025.

Antam Fokus ke Fundamental Emas
| Selasa, 29 September 2026 | 10:05 WIB

Antam Fokus ke Fundamental Emas

Prospek bisnis emas makin berkilau, PT Aneka Tambanng Tbk memperkuat pasokan dan menyiapkan pabrik Logam Mulia di Gresik

INDEKS BERITA