Polandia Siap Membantu Jerman agar Uni Eropa Segera Embaro Migas dari Rusia

Senin, 02 Mei 2022 | 18:29 WIB
Polandia Siap Membantu Jerman agar Uni Eropa Segera Embaro Migas dari Rusia
[ILUSTRASI. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan Presiden Dewan Eropa Charles Michel berjabat tangan sebelum pertemuan di Kyiv, Ukraina, Rabu (20/4/2022). Ukrainian Presidential Press Service/Handout via REUTERS]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Thomas Hadiwinata

KONTAN.CO.ID - WARSAW. Polandia siap membantu Jerman untuk menghentikan ketergantungannya terhadap pasokan minyak dari Rusia. Menteri iklim Polandia pada Senin juga menyatakan bahwa dia berharap Uni Eropa mulai memberlakukan embargo atas minyak dari Rusia sebelum akhir tahun.

Polandia memihak pemberlakuan sanksi yang keras terhadap Rusia. Sikap Polandia berseberangan dengan sejumlah negara Uni Eropa yang masih bergantung pada pasokan komoditas energi dari Moskow. Uni Eropa diramalkan maju mundur dalam pemberlakuan sanksi larangan impor energi dari Rusia. 

"Polandia siap mendukung ambisi Jerman untuk melakukan de-rusifikasi dengan kilang kami di Gdansk," kata menteri Anna Moskwa. "Saya berharap itu akan menjadi suara terakhir yang akan memblokir sanksi terhadap minyak ini."

Baca Juga: Uni Eropa Tuding Apple Membatasi Akses Pesaing ke Sistim Pembayaran Ponselnya

Rusia menghentikan pasokan gas ke Bulgaria dan Polandia pekan lalu setelah kedua negara menolak memenuhi permintaannya untuk membayar secara efektif dalam rubel.

Moskwa sebelumnya mengatakan bahwa negara-negara anggota utama Uni Eropa yang menolak sanksi gas yang lebih keras terhadap Rusia adalah Austria, Jerman dan Hungaria. Rusia juga menyebut blok tersebut berniat menghukum negara-negara yang menggunakan rubel untuk membayar gas Rusia. 

Dia juga mengatakan Polandia ingin Uni Eropa memberlakukan batas waktu yang jelas kapan negara-negara anggota harus berhenti mengimpor minyak Rusia.

"Kami ingin paket (sanksi) ini mencakup tanggal dan persyaratan yang sangat spesifik dan jelas untuk semua negara ... bahwa itu harus menjadi paket lengkap tanpa celah."

Bagikan

Berita Terbaru

Mewaspadai Dana Asing Hengkang Setelah Lembaga Pemeringkat Beri Peringatan
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:16 WIB

Mewaspadai Dana Asing Hengkang Setelah Lembaga Pemeringkat Beri Peringatan

S&P memberikan peringatan terkait peningkatan tekanan fiskal di Indonesia. Pasar mencemaskan defisit anggaran dan kebijakan pendanaan pemerintah. 

Menjaga Amanah LPDP
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:15 WIB

Menjaga Amanah LPDP

Memperkuat ekosistem menjadi pekerjaan rumah pemerintah untuk bisa membuat investasi pendidikan LPDP berbuah.

Ekstasi Pemberantasan Korupsi
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:00 WIB

Ekstasi Pemberantasan Korupsi

Mekanisme perampasan aset yang masih berbentuk rancangan beleid harus menjadi agenda utama pemberantasan korupsi.​

Peringatan Dini Agar Pemerintah Berbenah
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 04:00 WIB

Peringatan Dini Agar Pemerintah Berbenah

Giliran S&P mewanti-wanti Indonesia terkait bengkaknya bunga utang yangb memperngaruhi profil utang RI

Perintis Triniti (TRIN) Incar Pendapatan dari Hospitality
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:05 WIB

Perintis Triniti (TRIN) Incar Pendapatan dari Hospitality

Potensi pendapatan berulang (recurring income) dari kerjasama dengan Artotel Group tersebut mencapai Rp 1,5 triliun dalam beberapa tahun ke depan.

Lini Asuransi Kesehatan Semakin Tertekan
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:05 WIB

Lini Asuransi Kesehatan Semakin Tertekan

Masih tingginya rasio klaim, membuat sejumlah perusahaan memutuskan mundur dari bisnis asuransi kesehatan.

Pemerintah Janji Menjaga Defisit Anggaran
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:30 WIB

Pemerintah Janji Menjaga Defisit Anggaran

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengatakan, pemerintah akan mengelola APBN secara hati-hati       

Geliat Bisnis Blue Bird (BIRD) di Musim Lebaran
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:20 WIB

Geliat Bisnis Blue Bird (BIRD) di Musim Lebaran

Fokus utama diarahkan pada titik mobilitas tinggi, seperti pusat belanja, kawasan kuliner, area residensial, hotel, dan simpul transportasi 

Impor Pikap Persempit Ruang Gerak Fiskal
| Sabtu, 28 Februari 2026 | 02:15 WIB

Impor Pikap Persempit Ruang Gerak Fiskal

Sebesar Rp 40 triliun dana desa per tahun akan terpakai untuk melunasi cicilan utang                

Monetisasi Ore Jadi Game Changer, Dorong Prospek INCO
| Jumat, 27 Februari 2026 | 17:10 WIB

Monetisasi Ore Jadi Game Changer, Dorong Prospek INCO

Analis BRI Danareksa Sekuritas, Andhika Audrey melanjutkan, INCO telah mengamankan kuota RKAB 2026 sekitar 22 juta wet metric ton (wmt).

INDEKS BERITA

Terpopuler