Prediksi Kurs Rupiah: Terseret Sentimen Wabah Corona

Rabu, 18 Maret 2020 | 05:55 WIB
Prediksi Kurs Rupiah: Terseret Sentimen Wabah Corona
[ILUSTRASI. Warga menghitung pecahan mata uang $ 100 US di salah satu money changer di Jakarta, Selasa (17/3). Kurs rupiah kian tertunduk di hadapan dollar AS dan sudah menembus ke atas Rp 15.100, Selasa (17/3)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/03/2020.]
Reporter: Arvin Nugroho | Editor: A.Herry Prasetyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah semakin tertekan seiring dengan bertambahnya pasien positif virus corona di Indonesia.

Di pasar spot, Selasa (17/3), kurs rupiah melemah 1,61% menjadi Rp 15.173 per dollar AS. Sedangkan, kurs tengah rupiah Bank Indonesia (BI) tercatat melemah 1,79% menjadi Rp 15.083 per dollar AS.

Baca Juga: Data Selasa (17/3): 172 kasus infeksi corona, 7 kasus meninggal, 9 kasus sembuh

Analis Monex Investindo Faisyal menilai, pelemahan rupiah tak terlepas dari perkembangan jumlah korban positif virus corona di Indonesia.

Sementara bank sentral di sejumlah negara telah melakukan pemangkasan suku bunga guna menstabilkan ekonomi. Faisyal berpendapat, pelaku pasar saat ini sedang menunggu seberapa agresif BI menentukan kebijakan suku bunga dan pengaruhnya dalam menstabilkan kurs rupiah.

Baca Juga: Proyeksi IHSG: Masih Terseret Efek Corona

Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat kemungkinan BI memangkas suku bunga kecil. Pemangkasan terhambat oleh tekanan stabilitas mata uang.

Faisyal memprediksi kurs rupiah hari ini akan bergerak dengan rentang pergerakan Rp 14.960-Rp 15.250 per dollar AS. Sedang, Josua menghitung, kurs rupiah akan bergerak di rentang pergerakan Rp 14.900-Rp 15.225 per dollar AS.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:30 WIB

Prospek Kredit Perbankan Akan Lebih Bergairah

​Didorong penurunan suku bunga dan program pemerintah, OJK dan BI memproyeksikan kredit perbankan tumbuh hingga dua digit tahun ini,

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:15 WIB

Nasib Rupiah Awal Pekan: Tertekan Isu Domestik & Global

Rupiah melemah hingga 16.887 per dolar AS. Cari tahu alasan di balik tekanan Moodys dan data ketenagakerjaan AS yang memicu gejolak

Korupsi Pajak
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:10 WIB

Korupsi Pajak

Membersihkan institusi perpajakan bukan sekadar agenda antikorupsi, melainkan prasyarat menjaga kepercayaan pasar.

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:05 WIB

Peringatan Beruntun dari Lembaga Asing Jadi Tekanan IHSG Pekan Ini

Penurunan peringkat IHSG memperkuat persepsi bahwa daya tarik pasar domestik di mata investor global sedang menurun

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Saham Poultry: Momentum Ramadan Dongkrak Laba, Tapi Ada Ancaman!

Permintaan tinggi saat Ramadan diprediksi untungkan emiten unggas. Namun, kenaikan harga bungkil kedelai dan kebijakan impor baru jadi tantangan

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:00 WIB

Intervensi Danantara Akan Mendorong Produksi KRAS

PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menjadi salah satu emiten yang mendapat berkah dari proyek Danantara Indonesia

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:58 WIB

Dorong Produksi, TPIA Rajin Menerbitkan Surat Utang

PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V dengan jumlah pokok sebesar Rp 2,25 triliun.​

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

NPL Perbankan Melandai, Namun Risiko Masih Tetap Mengintai

Perbankan sukses menekan kredit bermasalah di akhir 2025. Kualitas aset membaik, apakah ini awal keuntungan investor? Temukan faktanya.

Menimbang Prospek Penghuni IDX80
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:56 WIB

Menimbang Prospek Penghuni IDX80

Prospek tiga saham yang baru masuk IDX30 yaitu BREN, CUAN dan HRTA, masih dibayangi net sell dana asing

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter
| Senin, 09 Februari 2026 | 05:46 WIB

BI Memupuk Cadangan Emas Moneter

Hingga akhir tahun 2025, jumlah cadangan emas moneter Bank Indonesia mencapai 85,53 ton             

INDEKS BERITA

Terpopuler