Proyek Seret, Kredit Sindikasi Makin Tersenda
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredit sindikasi perbankan kian kehilangan pamor sebagai lokomotif pembiayaan proyek besar. Hingga akhir 2025, pembiayaan jumbo ini bukan hanya melambat, tapi juga menunjukkan gejala kehabisan bahan bakar akibat sepinya proyek dan berubahnya arah kebijakan ekonomi.
Data Bloomberg mencatat, nilai kesepakatan kredit sindikasi dari sisi Mandated Lead Arranger (MLA) sepanjang 2025 hanya US$ 28,88 miliar, atau turun 11,1% secara tahunan. Hal ini bukan sekadar koreksi siklus, melainkan sinyal bahwa pasar pembiayaan proyek besar sedang memasuki fase stagnasi yang lebih dalam.
