Proyeksi IHSG: Berpeluang Menguat Lagi

Senin, 14 Oktober 2019 | 05:21 WIB
Proyeksi IHSG: Berpeluang Menguat Lagi
[ILUSTRASI. IHSG ]
Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup pekan lalu, Jumat (11/10), dengan penguatan 1,36% ke 6.105,80. Indeks diperkirakan menguat kembali Senin ini (14/10).

Direktur Anugerah Mega Investama Hans Kwee mengatakan, sentimen perang dagang masih menjadi perhatian investor. Pasar masih akan merespons perkembangan negosiasi perang dagang antara China dengan Amerika Serikat (AS) pada Kamis dan Jumat pekan lalu.

Baca Juga: Ada BSA, Ekonom BCA: Indonesia masih belum perlu menggunakannya

Presiden AS Donald Trump mengatakan, fase pertama perjanjian perdagangan akan ditulis selama tiga pekan ke depan. China juga akan membeli produk pertanian AS senilai antara US$ 40 miliar-US$ 50 miliar. "Sebagai kompensasi, AS sepakat menunda kenaikan tarif yang mulai berlaku hari Selasa pekan depan," kata Hans Kwee, Minggu (13/10).

Head of Investment Research Reliance Sekuritas Lanjar Nafi menambahkan, pasar juga akan dipengaruhi sentimen peningkatan harga komoditas pasca serangan tanker minyak Iran. Serangan ini memicu kenaikan harga minyak dunia.

Baca Juga: Ini ringkasan perdagangan awal pekan Oktober 2019, pasar ditutup positif

Selain dua sentimen tersebut, pasar juga akan memperhatikan aktivitas ekspor dan impor Indonesia. Hans menambahkan, investor juga akan mencermati laporan keuangan emiten di kuartal III-2019 yang akan rilis.

Lanjar memperkirakan, IHSG hari ini menguat dan bergerak di level 6.080-6.140. Hans juga yakin IHSG menanjak dengan support di 6.033 sampai 6.100 dan resistance di level 6.154 sampai 6.230.

 

Bagikan

Berita Terbaru

Mulai Terjadi Net Sell Jumbo, Sebelum Libur Weekend Simak Rekomendasi Saham Hari Ini
| Jumat, 27 Maret 2026 | 07:27 WIB

Mulai Terjadi Net Sell Jumbo, Sebelum Libur Weekend Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

 Artinya di luar transaksi crossing itu, aksi jual asing sudah cukup besar, mencapai Rp 1,94 triliun.

IHSG Masih Rawan Terkoreksi di Akhir Pekan Ini
| Jumat, 27 Maret 2026 | 07:24 WIB

IHSG Masih Rawan Terkoreksi di Akhir Pekan Ini

Koreksi IHSG bisa berlanjut pada Jumat (27/3). Pasar masih akan mencermati perkembangan tensi geopolitik.

Kenaikan Harga Bahan Baku Masih Menghantui Prospek Kinerja MYOR
| Jumat, 27 Maret 2026 | 07:20 WIB

Kenaikan Harga Bahan Baku Masih Menghantui Prospek Kinerja MYOR

PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mencatatkan pertumbuhan penjualan sepanjang tahun 2025. Namun, kenaikan harga bahan baku menekan laba bersih 

Tekanan di Segmen Usaha Mikro Masih Berat
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:50 WIB

Tekanan di Segmen Usaha Mikro Masih Berat

​Kredit mikro masih tersendat di awal 2026: pertumbuhan stagnan, sementara risiko kredit bermasalah justru meningkat.

Kinerja Emiten Menara Grup Djarum Masih Harum
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:47 WIB

Kinerja Emiten Menara Grup Djarum Masih Harum

Penyokong profitabilitas PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) adalah efisiensi biaya dan peningkatan utilisasi aset lewat kenaikan jumlah penyewa

Biaya Operasional Bank Semakin Efisien
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35 WIB

Biaya Operasional Bank Semakin Efisien

​Perbankan kian agresif menekan biaya lewat digitalisasi, mendorong efisiensi operasional dan memperkuat kinerja di awal tahun.

Menelisik Dampak Tambahan Penempatan Dana Negara di Perbankan
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:30 WIB

Menelisik Dampak Tambahan Penempatan Dana Negara di Perbankan

​Suntikan dana Rp 100 triliun ke perbankan berpotensi jadi pedang bermata dua: menopang pasar obligasi, tapi mengancam likuiditas bank.

Alarm Coretax
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:11 WIB

Alarm Coretax

Menkeu Purbaya menyinggung adanya kemungkinan celah dalam sistem yang dapat dimanfaatkan pihak-pihak tertentu.

Harga Minyak Global Menguat, Prospek ENRG Kian Cerah
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB

Harga Minyak Global Menguat, Prospek ENRG Kian Cerah

ENRG menemukan cadangan minyak 15,6 juta barel di Riau, menambah portofolio hulu migas. Proyeksi kinerja 2026 positif, cek target harga sahamnya.

Fenomena Pasar: Emas Terkoreksi, Minyak Melonjak, Apa Pemicunya?
| Jumat, 27 Maret 2026 | 06:00 WIB

Fenomena Pasar: Emas Terkoreksi, Minyak Melonjak, Apa Pemicunya?

Harga minyak melonjak, emas justru anjlok di tengah ketidakpastian global. Simak bagaimana pergeseran fokus pasar ini bisa terjadi

INDEKS BERITA

Terpopuler