Proyeksi IHSG: Mengantisipasi Bunga Bank Indonesia (BI)

Selasa, 16 Juli 2019 | 08:12 WIB
Proyeksi IHSG: Mengantisipasi Bunga Bank Indonesia (BI)
[]
Reporter: Irene Sugiharti | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil dibuka menguat di awal pekan ketiga Juli 2019. Senin (15/7), IHSG menguat 0,7% ke 6.418,23. Investor asing juga terlihat masih masuk ke pasar saham dengan net buy Rp 584,01 miliar.

IHSG bergerak positif karena sentimen rekonsiliasi politik antara Jokowi dan Prabowo yang berdampak pada euforia pasar. Selain itu, analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji berpendapat, hasil neraca perdagangan Juni 2019 yang dilaporkan surplus US$ 200 juta juga memberi efek yang baik bagi IHSG.

Baca Juga: Enam dari 10 Saham LQ45 PER Terkecil Menghijau Bareng IHSG (15/7)

Analis Panin Sekuritas William Hartanto menambahkan, pidato Jokowi juga berhasil mengembalikan kepercayaan investor Akibatnya, investor asing masih melakukan beli bersih.

Hari ini, Nafan memprediksi, pergerakan indeks akan dipengaruhi antisipasi pasar terhadap penetapan bunga BI. Sementara dari eksternal, IHSG kemungkinan terimbas penurunan data penjualan ritel dan data penjualan ritel inti AS, yang turun dari level 0,5% menjadi 0,1%.

Nafan memperkirakan, IHSG akan melemah dan bergerak di kisaran 6.387,22–6.454,70. Sedang William memprediksikan IHSG masih menguat di kisaran 6.400–6.450.

Baca Juga: IHSG Hijau Lagi, Ini 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (15/7)

Bagikan

Berita Terbaru

Jejak Panjang Tekanan MSCI, dari Anomali IHSG hingga Ancaman Standalone Market
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Jejak Panjang Tekanan MSCI, dari Anomali IHSG hingga Ancaman Standalone Market

Sorotan terhadap pasar saham Indonesia sudah dimulai setidaknya sejak 2024, ketika kinerja indeks MSCI jauh di bawah IHSG.

Bedah Prospek Kinerja AALI dan TAPG yang Diprediksi Masih Solid Tahun Depan
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Bedah Prospek Kinerja AALI dan TAPG yang Diprediksi Masih Solid Tahun Depan

Setiap kenaikan biaya ekspor Rp 100.000 per ton bakal menggerus laba emiten sekitar 1% hingga 4% untuk tahun buku 2027–2028.

Rumor Merger BCA-DBS Ditepis, BlackRock dkk Tetap Akumulasi Saham BBCA
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:17 WIB

Rumor Merger BCA-DBS Ditepis, BlackRock dkk Tetap Akumulasi Saham BBCA

Dalam kacamata investasi jangka panjang, prospek BBCA tetap menarik berkat efisiensi operasional dan kualitas kredit Bank BCA.​

Investor Membutuhkan Jaminan Kepastian
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:11 WIB

Investor Membutuhkan Jaminan Kepastian

Sejak kuartal IV-2024 hingga kuartal III-2026, realisasi investasi mencapai Rp 3.923,2 triliun, tumbuh 11,64%

Perbaikan Mendasar MBG Lebih Diperlukan
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Perbaikan Mendasar MBG Lebih Diperlukan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengklaim berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp 44 triliun.

Agar Rupiah Jangan Sampai Tembus Rp 20.000
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:03 WIB

Agar Rupiah Jangan Sampai Tembus Rp 20.000

Kepercayaan investor perlu dijaga untuk menyetop arus keluar dana asing                             

Peserta Tax Amnesty II Masih Bisa Lolos dari Sanksi
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:53 WIB

Peserta Tax Amnesty II Masih Bisa Lolos dari Sanksi

Program Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Administrasi (PSA) diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak Nomor KEP-239/PJ/2026

Laba MIDI Melonjak 19,44%, Daya Beli Jadi Penentu Kinerja hingga Akhir 2026
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:41 WIB

Laba MIDI Melonjak 19,44%, Daya Beli Jadi Penentu Kinerja hingga Akhir 2026

Model bisnis MIDI yang defensif memberikan visibilitas laba lebih baik di tengah kondisi konsumsi masyarakat yang masih relatif lemah.

IHSG Makin Tertinggal dari Regional, Valuasi Terendah Sejak Krisis
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:23 WIB

IHSG Makin Tertinggal dari Regional, Valuasi Terendah Sejak Krisis

Analis mengatakan, forward price to earning ratio (Forward PE)) MSCI Indonesia saat ini sudah turun ke 7,3 kali.

Akuisisi Dua Perusahaan Afiliasi Sekaligus, MKNT Ekspansi ke Bisnis Energi Terbarukan
| Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:22 WIB

Akuisisi Dua Perusahaan Afiliasi Sekaligus, MKNT Ekspansi ke Bisnis Energi Terbarukan

Saham MKNT sudah mengalami ARA selama sembilan hari beruntun yang ditopang oleh tingginya minat beli.

INDEKS BERITA

Terpopuler