Pusat Distribusi Electronic City (ECII) Segera Beroperasi

Rabu, 13 Februari 2019 | 07:55 WIB
Pusat Distribusi Electronic City (ECII) Segera Beroperasi
[]
Reporter: Andy Dwijayanto | Editor: Tedy Gumilar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tidak berapa lama lagi, PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) akan mengoperasikan pusat distribusi terbaru. Dengan luas 19.750 meter persegi (m²) dan luas gudang 12.600 m², pusat distribusi yang terletak di Citeureup, Bogor, Jawa Barat, itu akan memperkuat pasokan produk Electronic City ke jejaring gerai miliknya.

Sekretaris Perusahaan PT Electronic City Tbk, Roland Hutapea, mengemukakan pembangunan proyek tersebut sudah mencapai tahap akhir. Kelak, secara total perusahaan ini akan memiliki 11 pusat distribusi yang tersebar di beberapa wilayah.

"Saat ini (pembangunan) sudah memasuki tahap akhir persiapan sebelum beroperasi," ujar dia kepada KONTAN, Selasa (12/2).

Dengan beroperasinya pusat distribusi baru, maka sirkulasi produk-produk Electronic City akan lebih terjaga. Apalagi, pusat distribusi tersebut akan difokuskan untuk menjaga pasokan ke gerai-gerai di sekitar Jakarta.

Untuk menggarap proyek pusat distribusi, emiten berkode saham ECII di Bursa Efek Indonesia ini menggelontorkan dana tak kurang dari Rp 200 miliar. Separuh dana digunakan untuk akuisisi lahan dan setengahnya lagi untuk pembangunan fisik.

Selain merampungkan proyek tersebut, ECII akan menerapkan strategi bisnis untuk menggenjot pertumbuhan pada tahun ini. Manajemen juga melakukan konsolidasi internal, baik dari sisi bisnis maupun SDM.

Sedangkan agenda menambah gerai juga masih akan berlanjut pada tahun ini. Namun Roland tidak memerinci jumlah gerai baru yang akan dibuka pada tahun ini. "Penambahan gerai pasti ada, karena kami akan selalu menggelar ekspansi. Namun, untuk lokasinya belum bisa kami informasikan," kata dia.

Berdasarkan catatan KONTAN, pada tahun lalu ECII mengalokasikan dana investasi sebesar Rp 35 miliar untuk membangun lima gerai baru. Untuk tahun ini, manajemen ECII belum mau memerinci alokasi dana yang disiapkan untuk ekspansi.

Hingga tahun lalu, Electronic City memiliki 54 gerai yang tersebar di 27 kota pada 14 provinsi di Indonesia. Saat ini gerai ECII menawarkan 250 merek produk, mulai dari produk audio-video, home appliances, mobile device dan gadget serta produk IT.

Roland menambahkan, selain ekspansi gerai fisik dan perbaikan internal, perusahaan ini mengembangkan platform digital miliknya. Electronis City akan merambah mobile apps untuk menyasar pengguna Android OS dan IOS. Sebelumnya, ECII hanya mengandalkan electronic-city.com untuk menggarap penjualan daring.

"Pertumbuhan situs electronic-city.com dari 2017 ke 2018 mengalami peningkatan. Kami yakin tahun 2019 (meningkat) karena sudah mempersiapkan apps," lanjut dia.

Namun Roland belum mau membeberkan target pertumbuhan pada tahun ini. Apalagi salah satu momentum penjualan yakni saat Imlek tidak memberikan efek signifikan bagi penjualan. Yang jelas, ECII masih berharap pada momentum lebaran dan tahun baru untuk mengerek kinerja.

Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:24 WIB

Prospek Ultrajaya (ULTJ) Diadang Rencana Pemberlakuan Tarif Cukai

 Pemerintah berencana menerapkan pungutan cukai untuk produk minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) di tahun ini.

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:19 WIB

Masih Disetir Faktor Global, IHSG Anjlok 4,73% Dalam Sepekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 2,08% ke 7.935,26 pada Jumat (6/2). Koreksi ini menambah pelemahan IHSG 4,73% dalam sepekan. ​

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI
| Minggu, 08 Februari 2026 | 11:13 WIB

OJK Berharap Aliran Dana Mengucur Deras ke BEI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penghimpunan dana di pasar modal di tahun 2026 bisa tembus Rp 250 triliun.

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol
| Minggu, 08 Februari 2026 | 10:00 WIB

Biar Biaya Subscription Tak Bikin Dompet Jebol

Meski kecil, biaya subscription rupanya bisa berdampak ke keuangan. Simak cara mengatasinya!        

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN
| Minggu, 08 Februari 2026 | 09:00 WIB

Kinerja Obligasi Berisiko Volatil Jangka Pendek, Selektif Pilih Tenor SUN

Sikap Moody's Ratings mengubah prospek peringkat Pemerintah Indonesia, menambah sentimen negatif di pasar obligasi. Masih layak beli?

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan
| Minggu, 08 Februari 2026 | 07:05 WIB

Susun Strategi Biar Botol Tak Mencemari Lingkungan

Kebijakan Bali yang membatasi ukuran botol AMDK menjadi ujian bagi industri, dan mendorong CLEO membuktikan komitmennya.

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:15 WIB

Laju Penjualan Sepeda Motor Listrik Tak Lagi Menderu

Kepastian absennya subsidi sepeda motor listrik membuat pasar bergerak tanpa insentif. Bagaimana strategi produsen?

 
Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:10 WIB

Rupiah dalam Sepekan Tertekan Sentimen Domestik dan Global

Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,20% secara harian ke Rp 16.876 per dolar AS. Dalam sepekan, rupiah melemah 0,53%. 

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula
| Minggu, 08 Februari 2026 | 06:00 WIB

Tips Jordan Simanjuntak, CMO Triv untuk Investor Kripto Pemula

Perjalanan karier membawa Jordan Simanjuntak, Chief Marketing Officer Triv ini berinvestasi di aset kripto

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!
| Minggu, 08 Februari 2026 | 05:15 WIB

Modal Jajanan Pasar: Rp3 Juta Hasilkan Omzet Menggiurkan!

Dengan harga terjangkau, cita rasa lokal, dan bisa dinikmati siapa saja, usaha jajanan pasar menawarkan peluang yang men

INDEKS BERITA

Terpopuler