Rata-Rata Kekayaan Penduduk Dewasa Indonesia Rp 128,48 Juta

Selasa, 08 Januari 2019 | 23:00 WIB
Rata-Rata Kekayaan Penduduk Dewasa Indonesia Rp 128,48 Juta
[]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Credit Suisse Research Institute merilis "Global Wealth Report 2018". Sejumlah data menarik muncul dalam laporan tertanggal Oktober 2018 silam tersebut.

Sebut saja data mengenai estimasi kekayaan rata-rata penduduk dewasa di Indonesia hingga pertengahan tahun 2018 yang mencapai US$ 8.920 per orang. Bila angka itu dikonversikan ke dalam kurs tengah Bank Indonesia (BI) per 30 Juni 2018 di level Rp 14.404 per dollar AS, maka rata-rata kekayaan penduduk dewasa Indonesia medio 2018 sebesar Rp 128,48 juta per orang.

Perolehan Indonesia itu lebih tinggi 27% dibandingkan kekayaan rata-rata penduduk dewasa di India yang senilai US$ 7.020 per orang. Namun, apa yang diperoleh Indonesia masih lebih rendah 11% dibandingkan dengan Thailand dan hanya sepertiga dari perolehan penduduk dewasa di Malaysia.

Sebagai gambaran, dasar perhitungan Credit Suisse tersebut mengacu pada data total jumlah penduduk Indonesia yang sebanyak 170 juta orang. Sedangkan total jumlah penduduk secara keseluruhan dipatok sebanyak 265 juta orang.

Credit Suisse menambahkan, kekayaan penduduk dewasa di Indonesia hingga medio 2018 melesat 4 kali lipat sejak tahun 2000. Sebagian besar pertumbuhan kekayaan tersebut, mayoritas terjadi sebelum krisis keuangan global tahun 2008.

Catatan lainnya adalah penduduk dewasa di Indonesia dengan kekayaan di bawah US$ 10.000, berjumlah 85% dari total penduduk dewasa. Jumlah ini, menurut Credit Suisse, termasuk tinggi jika dibandingkan rata-rata global yang ada di level 64%.

Sedangkan penduduk dewasa di Indonesia yang memiliki kekayaan berkisar antara US$ 10.000-US$ 100.000 mencapai 13,7%. Berikutnya penduduk dewasa Indonesia dengan kekayaan berkisar US$ 100.000-US$ 1 juta berjumlah 0,8% dan di atas US$ 1 juta hanya sebanyak 0,1%. "Penduduk pemilik kekayaan minimal US$ 1 juta, mencapai 89.000 orang," terang Credit Suisse.

Adapun utang rata-rata penduduk dewasa Indonesia hingga pertengahan tahun 2018 diperkirakan sebesar US$ 736 per orang. Patut dicatat, jumlah tersebut hanya 8% dari total aset dan terbilang rendah bila mengacu standar internasional.

Bagikan

Berita Terbaru

Bangun dari Tidur Panjang, Saham BIPI Melesat 95% di Tengah Isu Akuisisi Bakrie
| Senin, 16 Februari 2026 | 11:15 WIB

Bangun dari Tidur Panjang, Saham BIPI Melesat 95% di Tengah Isu Akuisisi Bakrie

Fundamental  PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) tengah tertekan, bahkan per September 2025 berbalik mengalami kerugian.

Paradoks Bursa Efek Indonesia (BEI): Saham Bagus Sepi, Saham Ramai Dicurigai
| Senin, 16 Februari 2026 | 10:18 WIB

Paradoks Bursa Efek Indonesia (BEI): Saham Bagus Sepi, Saham Ramai Dicurigai

Yang harus diburu, perilaku manipulatif: transaksi semu, cornering, spoofing, atau penyebaran informasi menyesatkan untuk menggerakkan harga.

Banyak Sentimen Positif Menyertai, Saham UNVR Diserbu Investor Asing Institusi
| Senin, 16 Februari 2026 | 10:05 WIB

Banyak Sentimen Positif Menyertai, Saham UNVR Diserbu Investor Asing Institusi

Iming-iming dividen jumbo dengan dividend yield yang menarik jadi daya tarik saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal Ramadan
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:45 WIB

Strategi Cuan di Pekan Pendek Saat Imlek dan Awal Ramadan

Investor disarankan mengatur alokasi aset portofolio pada pekan pendek di tengah sentimen Tahun Baru Imlek dan awal bulan Ramadan 2026. 

Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 Triliun
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:40 WIB

Masih Terbebani Biaya Merger, EXCL Rugi Rp 4,43 Triliun

Rugi bersih yang dialami EXCL lebih bersifat pada kerugian akuntansi sebagai dampak pasca merger dengan Smartfren.

Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut Terdampak
| Senin, 16 Februari 2026 | 08:38 WIB

Produksi Dipangkas, Emiten Jasa Tambang Ikut Terdampak

Tak hanya bagi produsen, kebijakan pemerintah yang memangkas produksi batubara dan nikel pada 2026 juga memengaruhi emiten jasa pertambangan

ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru Pertumbuhan
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:50 WIB

ESG Perbankan: Kredit Keberlanjutan Menjadi Pendorong Baru Pertumbuhan

Sektor berkelanjutan dan hijau berpotensi menjadi motor pertumbuhan baru kredit bank. Seperti apa laju pertumbuhan kredi

Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima Bonus
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:15 WIB

Mengukur Potensi Efisiensi Bank dari Larangan Komisaris Terima Bonus

​Bonus jumbo direksi dan komisaris bank BUMN kembali disorot jelang RUPST 2025, di tengah pengetatan tata kelola dan evaluasi skema tantiem.

Bank Pelat Merah Siap Dorong ROA
| Senin, 16 Februari 2026 | 07:00 WIB

Bank Pelat Merah Siap Dorong ROA

Presiden Prabowo Subianto telah meminta Danantara untuk mencetak ROA atau tingkat pengembalian dari aset sebesar 7% tahun ini. ​

Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR Perbankan
| Senin, 16 Februari 2026 | 06:50 WIB

Daya Beli Lesu Menyeret Kualitas KPR Perbankan

Bisnis KPR perbankan tengah menghadapi tekanan ganda. Tak hanya dibayangi perlambatan pertumbuhan pada 2025, kualitas asetnya pun tergerus. ​

INDEKS BERITA

Terpopuler