Reksadana Campuran Menanti Arah Bunga Acuan

Rabu, 15 Mei 2024 | 06:00 WIB
Reksadana Campuran Menanti Arah Bunga Acuan
[ILUSTRASI. Reksadana campuran. KONTAN/Muradi/07/03/2017]
Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja reksadana campuran masih belum menunjukkan tajinya. Berdasarkan data Infovesta, secara industri kinerja reksadana campuran masih mencatatkan return negatif 1,99% secara bulanan (mom) di April 2024. Sementara sejak awal 2024  kinerjanya juga minus 1,12%.

Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management (HPAM), Reza Fahmi mengatakan, lemahnya kinerja reksdana campuran dipengaruhi arus keluar dana asing pada akhir Maret 2024. 

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terkait

Berita Terbaru

Harga Pertamax Masih  di Bawah Keekonomian
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:51 WIB

Harga Pertamax Masih di Bawah Keekonomian

Harga keekonomian Pertamax berada di level Rp 19.200 per liter, masih dibawah harga keekonomiannya, selisihnya ditanggung Pertamina

Jaga Stabilitas, Suku Bunga Tinggi Bakal Bertahan
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:40 WIB

Jaga Stabilitas, Suku Bunga Tinggi Bakal Bertahan

Para ekonom memprediksi Bank Indonesia masih berpeluang kembali menaikkan BI rate.                       

Dana MBG Dipangkas, Tata Kelola Dirombak
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:36 WIB

Dana MBG Dipangkas, Tata Kelola Dirombak

Pemerintah membenahi program makan bergizi gratis (MBG) agar efisien dan tepat sasaran dan bisa mencegah korupsi

Leasing Atur Ulang Strategi Pencarian Dana
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:35 WIB

Leasing Atur Ulang Strategi Pencarian Dana

Langkah agresif Bank Indonesia dalam mengerek suku bunga acuan hingga ke level 5,50%, menghadirkan tantangan biaya dana bagi multifinance.

Gambarkan Daya Tarik Aset Indonesia
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:30 WIB

Gambarkan Daya Tarik Aset Indonesia

Permintaan obligasi Danantara capai US$ 4,6 miliar, sinyal kuat daya tarik aset RI. Namun, ada premi risiko yang harus dicermati.

Stabilitas Hari Ini, Pertumbuhan Esok Hari
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:01 WIB

Stabilitas Hari Ini, Pertumbuhan Esok Hari

Dalam pengelolaan ekonomi, tidak semua kebijakan ditujukan untuk mendorong pertumbuhan jangka pendek.

Ditjen Pajak Panen Pajak Dormant Triliunan
| Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB

Ditjen Pajak Panen Pajak Dormant Triliunan

Strategi DJP mengaktifkan 24.672 wajib pajak nonaktif hasilkan Rp 20,63 triliun. Sistem Coretax jadi kunci utama keberhasilan ini.

Ruang Pertumbuhan Produk Tradisional Menyempit
| Rabu, 17 Juni 2026 | 04:30 WIB

Ruang Pertumbuhan Produk Tradisional Menyempit

Penjualan produk asuransi jiwa tradisional tertekan di awal tahun 2026, setelah menjadi tulang punggung industri dalam beberapa tahun terakhir.

Ekamas Mora Republik (MORA) Genjot Jaringan dan Jumlah Pelanggan
| Rabu, 17 Juni 2026 | 04:20 WIB

Ekamas Mora Republik (MORA) Genjot Jaringan dan Jumlah Pelanggan

MORA langsung menetapkan sejumlah fokus strategis guna memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan pascamerger

Di Balik Tekanan Permintaan Rokok, GGRM & HMSP Bertahan Pulihkan Profitabilitas
| Selasa, 16 Juni 2026 | 21:17 WIB

Di Balik Tekanan Permintaan Rokok, GGRM & HMSP Bertahan Pulihkan Profitabilitas

Analis menyebut sektor tembakau mencatatkan pemulihan profitabilitas pada kuartal I-2026 meskipun tekanan pada permintaan terus berlanjut.

INDEKS BERITA

Terpopuler