Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga April 2024

Rabu, 20 Maret 2024 | 03:24 WIB
Relaksasi HET Beras Premium Diperpanjang hingga April 2024
[ILUSTRASI. Pedagang menawarkan beras kepada calon pembeli di Pandeglang, Banten, Kamis (25/1/2024). Menurut pedagang beras di daerah itu, dalam sepekan terakhir harga beras naik dari Rp13 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram untuk kualitas premium, sementara untuk kualitas medium naik dari Rp11 ribu menjadi Rp14 ribu per kilogram yang disebabkan berkurangnya pasokan beras di pasaran. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/rwa.]
Reporter: Vendy Yhulia Susanto | Editor: Sandy Baskoro

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang relaksasi harga eceran tertinggi (HET) beras premium hingga satu bulan ke depan. Kebijakan tersebut diputuskan setelah Presiden Jokowi bersama sejumlah menteri menggelar rapat terbatas tentang pangan.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya telah menyampaikan kepada Presiden Jokowi agar relaksasi harga beras premium diperpanjang. Hasilnya, usulan relaksasi HET beras premium disetujui untuk diperpanjang selama satu bulan ke depan.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Ketidakpastian Masih Tinggi, Premi Risiko Investasi Mendaki
| Kamis, 05 November 2026 | 08:37 WIB

Ketidakpastian Masih Tinggi, Premi Risiko Investasi Mendaki

 Kenaikan credit default wwap (CDS) mencerminkan meningkatnya kekhawatiran investor terhadap tekanan global dan domestik. 

Kinerja ANTM Masih Solid, Tapi Tantangan Ini Menghantui Margin Jangka Menengah
| Kamis, 05 November 2026 | 08:32 WIB

Kinerja ANTM Masih Solid, Tapi Tantangan Ini Menghantui Margin Jangka Menengah

Prospek ANTM ke depan juga dibayangi tantangan, seperti pelemahan penjualan emas dan harga bijih nikel yang dapat menekan profitabilitas.

Penyadap Pengusaha
| Kamis, 05 November 2026 | 08:31 WIB

Penyadap Pengusaha

Penyadapan bisa menciptakan efek gentar (chilling effect) di pengusaha. Mereka menjadi berhati-hati berkomunikasi dan membicarakan strategi.

Prospek Saham Poultry Kuartal IV-2026, JPFA dan CPIN Masih Punya Peluang Tumbuh
| Kamis, 05 November 2026 | 08:21 WIB

Prospek Saham Poultry Kuartal IV-2026, JPFA dan CPIN Masih Punya Peluang Tumbuh

Kenaikan biaya bahan baku pakan serta pelemahan nilai tukar rupiah dapat menekan margin segmen pakan ternak.

Menanti Sentimen Positif Lokal,  Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (5/11)
| Kamis, 05 November 2026 | 08:04 WIB

Menanti Sentimen Positif Lokal, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini, Kamis (5/11)

Harapan ada perubahan terhadap ekonomi global. Terutama kebijakan fiskal, perdagangan internasional, suku bunga,dolar AS dan hubungan geopolitik. 

Membedah Prospek Saham ESSA: Ditopang Kontrak Gas 20 Tahun dan Tantangan Harga Amonia
| Kamis, 05 November 2026 | 08:04 WIB

Membedah Prospek Saham ESSA: Ditopang Kontrak Gas 20 Tahun dan Tantangan Harga Amonia

Penurunan harga amonia menjadi salah satu risiko utama bagi kinerja PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) pada kuartal IV-2026. 

Ketergantungan Terhadap Raffi Ahmad & Nagita Bikin Efek Cancel Culture Buruk ke RANS
| Kamis, 05 November 2026 | 07:31 WIB

Ketergantungan Terhadap Raffi Ahmad & Nagita Bikin Efek Cancel Culture Buruk ke RANS

Hanya dalam hitungan bulan, RANS kehilangan kepercayaan di pasar modal dan ditinggalkan oleh 628.438 investor.

Pendapatan dan Laba Tumbuh, Prospek CMRY Masih Gurih
| Kamis, 05 November 2026 | 07:16 WIB

Pendapatan dan Laba Tumbuh, Prospek CMRY Masih Gurih

Momentum di akhir tahun bakal jadi katalis pendorong kinerja emiten produsen susu ini. Salah satunya, periode musiman Natal dan Tahun Baru 2027.​

Permintaan Domestik Membaik, Kinerja Emiten Semen Mendaki
| Kamis, 05 November 2026 | 07:13 WIB

Permintaan Domestik Membaik, Kinerja Emiten Semen Mendaki

Mayoritas emiten semen berhasil mengemas pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di sepanjang Sembilan 2026.

Titik Api Karhutla Meningkat di Kalteng dan Sumsel
| Kamis, 05 November 2026 | 07:08 WIB

Titik Api Karhutla Meningkat di Kalteng dan Sumsel

 Terdapat enam provinsi yang menjadi perhatian dengan total fire spot (titik api) sebanyak 864 titik dan luas lahan dalam penanganan 1.615 ha.

INDEKS BERITA

Terpopuler