Rencana Pembangunan Kompleks PLTS Dinilai Tidak Sinkron Dengan Kebutuhan Listrik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana mengembangkan solar park atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) skala besar di lahan yang luas. Namun, pengamat menilai rencana tersebut tidak sinkron dengan kebutuhan listrik masyarakat setempat sejauh ini.
Ide pembangunan solar park merujuk dari implementasi proyek serupa di Abu Dhabi Uni Emirat Arab, Portugal dan Arab Saudi. Pemerintah menargetkan wilyah tengah dan timur Indonesia. Alasannya daerah tersebut memiliki iklim kering,radiasi sinar matahari cukup bagus serta curah hujan rendah.
