Rugi Bersih Kuartalan AirAsia Group Semakin Terperosok Karena Ada Selisih Kurs

Senin, 22 November 2021 | 17:29 WIB
Rugi Bersih Kuartalan AirAsia Group  Semakin Terperosok Karena Ada Selisih Kurs
[ILUSTRASI. AirAsia Group Bhd melaporkan kerugian bersih kuartalan yang besar karena dan pembatasan perjalanan domestik. Photographer: Udo Weitz/Bloomberg]
Reporter: Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Grup penerbangan berbiaya rendah asal Malaysia yakni AirAsia Group Bhd, melaporkan kerugian bersih kuartalan yang besar. Penguncian dan pembatasan perjalanan domestik karena pandemi Covid-19 membebani pendapatan. Pada saat yang sama, mereka menanggung rugi selisih kurs.

Pada Hari Senin (22/11), AirAsia Group melaporkan kerugian bersih 887 juta ringgit atau US$ 212 juta untuk periode kuartal III atau Juli-September 2021. Kerugian itu 4,1% lebih tinggi dibandingkan dengan kerugian 851,8 juta ringgit pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

Tuntas Bayar Dividen, Prospek ACES Masih Ditopang Penjualan
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:03 WIB

Tuntas Bayar Dividen, Prospek ACES Masih Ditopang Penjualan

Usai menyebar dividen jumbo, emiten di sektor ritel ini akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25-30 toko Azko.

Tarif PNBP Naik, Bebani Dunia Usaha
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:00 WIB

Tarif PNBP Naik, Bebani Dunia Usaha

Membuka PT kini jauh lebih mahal. PP Nomor 30 Tahun 2026 menaikkan tarif PNBP Kemenkumham, membebani dunia usaha. 

Kantongi Restu Pemegang Saham, MLPT Menggelar Stock Split dengan Rasio 1:25
| Kamis, 16 Juli 2026 | 05:00 WIB

Kantongi Restu Pemegang Saham, MLPT Menggelar Stock Split dengan Rasio 1:25

Para pemegang saham menyetujui rencana PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) untuk melakukan stock split dari Rp 100 per saham jadi Rp 4 per saham.

 Unilever (UNVR) Realisasikan Buyback Saham Senilai Rp 285 Miliar
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:54 WIB

Unilever (UNVR) Realisasikan Buyback Saham Senilai Rp 285 Miliar

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) telah merealisasikan pembelian kembali atau buyback saham senilai Rp 285,05 miliar

Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (16/7)
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:50 WIB

Simak Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini (16/7)

IHSG mengakumulasi kenaikan 2,87% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG turun 30,13%.

Laju Indeks Bursa Dibayangi Saham Terkonsentrasi Tinggi
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:49 WIB

Laju Indeks Bursa Dibayangi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Masuknya 37 saham baru dalam daftar high shareholding concentration (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi menahan penguatan IHSG.​

Jebakan Greenwashing dan Urgensi Masyarakat Sipil
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:28 WIB

Jebakan Greenwashing dan Urgensi Masyarakat Sipil

Kepercayaan pasar pada akhirnya tidak dibangun dari brosur yang dicetak di atas kertas daur ulang.  

Permenkes Memicu Alarm Industri Tembakau Berbunyi
| Kamis, 16 Juli 2026 | 04:10 WIB

Permenkes Memicu Alarm Industri Tembakau Berbunyi

Aturan Permenkes terkait industri rokok dijadwalkan terbit pada akhir bulan ini, atau dua tahun setelah PP 28/2024 diundangkan pada 26 Juli 2024.

Prabowo Ingin Semua Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes, Begini Catatan Ekonom
| Rabu, 15 Juli 2026 | 11:00 WIB

Prabowo Ingin Semua Barang Subsidi Disalurkan Lewat Kopdes, Begini Catatan Ekonom

Jika penyaluran barang bersubsidi langsung dipindahkan hanya lewat Kopdes secara nasional dan serentak, risikonya besar.

Sempat Rebound Dekati US$ 64.000, Ancaman Koreksi Bitcoin Masih Mengintai
| Rabu, 15 Juli 2026 | 10:00 WIB

Sempat Rebound Dekati US$ 64.000, Ancaman Koreksi Bitcoin Masih Mengintai

Penguatan bitcoin ditopang oleh pulihnya permintaan di pasar spot, khususnya yang datang dari investor jangka panjang dan investor institusional.

INDEKS BERITA