Saat BUKA Menguat, GOTO Melandai, Mana Saham yang Menarik?

Kamis, 21 April 2022 | 03:45 WIB
Saat BUKA Menguat, GOTO Melandai, Mana Saham yang Menarik?
[]
Reporter: Nur Qolbi | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mencatatkan kenaikan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada perdagangan Rabu (20/4), BUKA naik 11,52% ke level Rp 368 per saham. Dalam sepekan, sahamnya sudah naik 14,29%.

Sementara itu, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) cenderung turun. Pada perdagangan Rabu (20/4), GOTO terkoreksi 5,59% ke harga Rp 338 per saham.  Dalam sepekan, sudah minus 8,65%.

Analis Sucor Sekuritas Paulus Jimmy menilai, prospek saham teknologi seperti BUKA dan GOTO masih menarik, terutama untuk jangka panjang. Investor bisa mengoleksi saham-saham ini. "Namun, lebih baik pegang untuk jangka panjang karena GOTO dan BUKA belum mencetak laba dan tidak membagikan dividen," kata Paulus, Rabu (20/4).

Bagi para trader, harus memperhatikan sentimen penggerak pasar. Semisal untuk BUKA, investor bisa mempertimbangkan ambil untung ketika ada tanda-tanda koreksi jangka pendek. Paulus membidik target harga BUKA Rp 830 dan GOTO Rp 436.

Secara teknikal, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, adanya peluang penguatan pada saham BUKA. Pasalnya, pergerakan BUKA hari ini disertai dengan tingginya volume pembelian.

"Selama masih terjaga di atas Rp 308 sebagai support maka kami perkirakan BUKA berpeluang melanjutkan penguatannya untuk menguji Rp 390 sebagai resistance," kata Herditya. Para pelaku pasar bisa trading buy di emiten ini.

Kemudian, untuk GOTO, pergerakannya sudah menembus level support di Rp 360. Pelaku pasar dapat waspada terhadap adanya lanjutan koreksi karena tekanan jual kemarin. Dia menyarangkan pelaku pasar wait and see terlebih dahulu dan menunggu sinyal reversal.Nur Qolbi

 

Bagikan

Berita Terbaru

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi
| Senin, 09 Februari 2026 | 17:33 WIB

Kemiskinan Indonesia Turun ke 8,25% pada 2025, Tapi Tekanan Biaya Hidup Masih Tinggi

Secara jumlah, penduduk miskin Indonesia tercatat 23,36 juta orang, menyusut 490 ribu orang dibandingkan Maret 2025.

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?
| Senin, 09 Februari 2026 | 13:00 WIB

Tambahan Anggaran PU Rp 36,91 Triliun, Harapan Baru atau Sekadar Penyangga bagi BUMN?

Upaya Pemerintah menambah anggaran Rp 36,91 triliun guna mempercepat pembangunan infrastruktur, dianggap bisa menjadi suplemen bagi BUMN Karya.

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?
| Senin, 09 Februari 2026 | 11:00 WIB

Ramadan Dongkrak Trafik Data, Saham ISAT Masih Layak Dicermati?

Kinerja PT Indosat Tbk (ISAT) ada di jalur pemulihan yang semakin berkelanjutan. Sejak akhir 2025, ISAT mencatat lonjakan signifikan trafik data.

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:37 WIB

Ditopang Normalisasi AMMN & Tambahan PI Corridor, Kinerja MEDC Diproyeksikan Melesat

Dalam jangka pendek, saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dipandang masih dalam fase downtrend.

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:25 WIB

Prospek ERAL Masih Menarik, Meski Tengah Menanti Kepastian Insentif Mobil Listrik

PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) berencana menambah gerai baru sekaligus menghadirkan produk dan merek baru di berbagai segmen usaha.

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?
| Senin, 09 Februari 2026 | 08:00 WIB

Free Float Naik ke 15%, Emiten yang Tak Butuh Pendanaan Pasar Modal bisa Go Private?

Di rancangan peraturan terbaru, besaran free float dibedakan berdasarkan nilai kapitalisasi saham calon emiten sebelum tanggal pencatatan.

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:31 WIB

Menakar Daya Tarik Obligasi ESG: Menimbang Return dan Feel Good

Obligasi bertema ESG dan keberlanjutan akan meramaikan penerbitan surat utang di 2026. Bagaimana menakar daya tariknya?

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:29 WIB

Dharma Polimetal (DRMA) Produksi Baterai Motor Listrik

Strategi tersebut ditempuh melalui penguatan kapabilitas manufaktur, diversifikasi produk bernilai tambah, serta integrasi ekosistem bisnis.

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi
| Senin, 09 Februari 2026 | 07:23 WIB

Pebisnis Minta Kepastian Izin Impor Daging Sapi

Para pelaku usaha tengah menantikan kepastian izin impor yang belum terbit. Padahal, saat ini sudah melewati waktu proses.

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN
| Senin, 09 Februari 2026 | 06:50 WIB

Kebijakan Pemerintah Jadi Sorotan, Dampak Buruknya ke Pasar SBN

Investor asing mencatat jual neto Rp 2,77 triliun di SBN. Tekanan jual ini diprediksi berlanjut hingga Kuartal I 2026. Pahami risikonya.

INDEKS BERITA

Terpopuler