Berita Regulasi

Sanksi Berat Menanti Pelaku Kejahatan Korporasi

Jumat, 20 September 2019 | 17:16 WIB

ILUSTRASI. Ilustrasi Palu Hakim_Simbol Hukum dan Keadilan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nada suara Ade Sudrajat meninggi di ujung sambungan telepon, Rabu (18/9). Dengan suara gamblang, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) tersebut terang-terangan menolak Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sebentar lagi disahkan oleh DPR.

Kelak, beleid ini bakal menggantikan KUHP lama peninggalan kolonial. Ia menilai, rancangan beleid itu sangat meresahkan kalangan pengusaha karena berpotensi menjadi pasal karet yang akhirnya memberikan ketidakpastian dalam berinvestasi.

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini,
pastikan Anda sudah mendaftar dan login.
Reporter: Havid Vebri, Nina Dwiantika
Editor: Havid Vebri


Baca juga