Selain INA, Pemerintah Berharap Pengembangan BUMN dari Taspen & BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 27 April 2021 | 20:10 WIB
Selain INA, Pemerintah Berharap Pengembangan BUMN dari Taspen & BPJS Ketenagakerjaan
[ILUSTRASI. Kementerian BUMN akan menawarkan aset potensial BUMN kepada INA, PT Taspen dan BPJS Ketenagakerjaan demi mendapatkan pendanaan.]
Reporter: Anastasia Lilin Y | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sedang mengawal sejumlah rencana pengembangan aset perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain melalui Indonesia Investment Authority (INA), pemerintah akan menawarkan aset tersebut kepada PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan demi mendapatkan pendanaan.

Baik INA, Taspen maupun BPJS Ketenagakerjaan bisa membenamkan duit sebelum maupun sesudah perusahaan BUMN menggelar initial public offering (IPO). Mereka juga berpeluang masuk sebagai investor strategis melalui skema penerbitan saham baru alias rights issue maupunconvertible bond (obligasi konversi) terbitan perusahaan BUMN yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Ini Artikel Spesial
Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.
Sudah Berlangganan?
Berlangganan dengan Google
Gratis uji coba 7 hari pertama dan gunakan akun Google sebagai metode pembayaran.
Business Insight
Artikel pilihan editor Kontan yang menyajikan analisis mendalam, didukung data dan investigasi.
Kontan Digital Premium Access
Paket bundling Kontan berisi Business Insight, e-paper harian dan tabloid serta arsip e-paper selama 30 hari.
Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan
Bagikan

Berita Terbaru

El Nino Menekan Ekspor Minyak Sawit Indonesia
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:30 WIB

El Nino Menekan Ekspor Minyak Sawit Indonesia

Produksi sawit pada tahun depan diperkirakan turun sekitar 2,2 juta ton dibandingkan tahun ini. Penurunan ini memperhitungkan dampak El Nino.

Kredit Bank ke Debitur Kakap Mengalir Deras
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Kredit Bank ke Debitur Kakap Mengalir Deras

Kredit korporasi terus melaju menjadi motor pertumbuhan perbankan, di tengah lesunya kredit konsumer dan UMKM.

Mencermati Kecukupan Agunan Kuncuran Kredit Rp 40 Triliun ke Haji Isam
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Mencermati Kecukupan Agunan Kuncuran Kredit Rp 40 Triliun ke Haji Isam

Bank Mandiri (BMRI) mengucurkan kredit jumbo Rp 40 triliun ke Haji Isam dengan rasio cakupan agunan yang diklaim mencapai 150%.

Berharap Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Membaik di Pengujung Tahun
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:25 WIB

Berharap Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga Membaik di Pengujung Tahun

Pertumbuhan DPK perbankan melambat di tengah kredit yang terus melaju. Namun, penghimpunan dana diperkirakan membaik pada kuartal IV-2026.

Dapat Durian Runtuh dari Tambang Emas Sitaan Satgas PKH, ini Prospek ANTM
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:23 WIB

Dapat Durian Runtuh dari Tambang Emas Sitaan Satgas PKH, ini Prospek ANTM

Keputusan pemberian wilayah kepada ANTM masih perlu dipastikan, dan investor perlu membedakan antara rencana penyerahan aset dan pengelolaan resmi

Manajer Investasi Siap Rebalancing Portofolio Reksadana Indeks
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 05:20 WIB

Manajer Investasi Siap Rebalancing Portofolio Reksadana Indeks

Keputusan pengeluaran saham HSC akan mendorong pengaturan portofolio reksadana indeks meski belum tentu signifikan.

Net Sell Asing Deras, Proyeksi Outflow Bisa Capai Rp 119,87 Triliun di Akhir 2026
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Net Sell Asing Deras, Proyeksi Outflow Bisa Capai Rp 119,87 Triliun di Akhir 2026

Net sell akan sangat bergantung pada perkembangan kepastian status klasifikasi pasar modal Indonesia oleh MSCI dan arah kebijakan The Fed

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini (27/10), Simak Prediksi Analis dan Saham Pilihan
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:50 WIB

IHSG Diprediksi Melemah Hari Ini (27/10), Simak Prediksi Analis dan Saham Pilihan

Meski turun, IHSG masih menguat 7,53% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG melemah 37,86%.​

Rasio Klaim Masih Tinggi, Industri Penjaminan Kaji Penyesuaian Tarif
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:35 WIB

Rasio Klaim Masih Tinggi, Industri Penjaminan Kaji Penyesuaian Tarif

Otoritas Jasa Keuangan mencatat rasio klaim di industri penjaminan tercatat mencapai 92,16% pada Agustus 2026.

Anomali Harga Telur Mengusuk Peternak Ayam
| Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:30 WIB

Anomali Harga Telur Mengusuk Peternak Ayam

Harga telur mengalami anomali karena disaat pasokan melimpah, harga di tingkat peternak rendah tapi di konsumen justru sangat tinggi.

INDEKS BERITA

Terpopuler