Berita Bisnis

Selain INA, Pemerintah Berharap Pengembangan BUMN dari Taspen & BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 27 April 2021 | 20:10 WIB
Selain INA, Pemerintah Berharap Pengembangan BUMN dari Taspen & BPJS Ketenagakerjaan

ILUSTRASI. Kementerian BUMN akan menawarkan aset potensial BUMN kepada INA, PT Taspen dan BPJS Ketenagakerjaan demi mendapatkan pendanaan.

Reporter: Anastasia Lilin Y | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sedang mengawal sejumlah rencana pengembangan aset perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain melalui Indonesia Investment Authority (INA), pemerintah akan menawarkan aset tersebut kepada PT Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri (Taspen) dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan demi mendapatkan pendanaan.

Baik INA, Taspen maupun BPJS Ketenagakerjaan bisa membenamkan duit sebelum maupun sesudah perusahaan BUMN menggelar initial public offering (IPO). Mereka juga berpeluang masuk sebagai investor strategis melalui skema penerbitan saham baru alias rights issue maupunconvertible bond (obligasi konversi) terbitan perusahaan BUMN yang sudah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).


Baca juga