Berita *Global

Selisih Yield Obligasi Prancis dan Jerman Menyempit, Efek Kemenangan Macron Putaran I

Senin, 11 April 2022 | 18:58 WIB
Selisih Yield Obligasi Prancis dan Jerman Menyempit, Efek Kemenangan Macron Putaran I

ILUSTRASI. Emmanuel Macron memenangkan suara lebih besar dari perkiraan dalam putaran pertama pemilihan Presiden Prancis. REUTERS/Stephane Mahe

Sumber: Reuters | Editor: Anastasia Lilin Yuliantina

KONTAN.CO.ID - LONDON. Hasil putaran pertama pemilihan Presiden Prancis dengan Emmanuel Macron memenangkan suara lebih besar dari perkiraan, membuat selisih imbal hasil antara obligasi Pemerintah Prancis dengan Jerman menyempit. Sementara euro menguat.

Dengan menghitung 97% suara untuk putaran pertama pemilihan presiden pada Hari Minggu (10/4), Macron mengumpulkan 27,6% suara sedangkan kandidat sayap kanan Marine Le Pen memenangkan 23,4% suara. Dalam putaran pertama itu, Macron mencatatkan keunggulan lebih besar daripada yang dia capai pada tahun 2017.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan atau membeli artikel ini.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan

Berlangganan Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi, bisnis, dan investasi pilihan

Rp 20.000

Bayar per artikel

Hanya Rp 5.000 untuk membaca artikel ini

Rp 5.000

Berlangganan dengan Google

Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran karena Google akan mengingat metode yang sudah pernah digunakan.

Terbaru