Senyawa Dalam Kulit Jeruk Bermanfaat Melawan Virus Corona (Covid-19)

Sabtu, 28 Maret 2020 | 08:30 WIB
Senyawa Dalam Kulit Jeruk Bermanfaat Melawan Virus Corona (Covid-19)
[ILUSTRASI. JAKARTA,27/03-PENYEMPROTAN DISINFEKTAN. Dinas Lingkungan Hidup Prov. DKI Jakarta melakukan proses penyemprotan disinfektan di kawasan perkantoran, Sudirman, Jakarta, Jumat (27/03). Proses disinfektan ini sendiri merupakan upaya untuk mencegah penyebaran C]
Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yuwono Triatmodjo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim periset sejumlah universitas di Indonesia melakukan penelitian bioinformatika untuk melawan virus corona (Covid-19). Hasilnya, mereka menemukan senyawa yang disinyalir bisa memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus.

Senyawa tersebut adalah golongan flavonoid, yaitu salah satunya hesperidin. Hesperidin ini disinyalir bisa memberikan perlindungan terhadap mikroba dan virus.

Senyawa Hesperidin ternyata mudah diperoleh, yakni salah satunya pada kulit buah jeruk.

Baca Juga: Lima makanan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Prof Irmanida Batubara, Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) yang juga Kepala Pusat Biofarmaka Tropika (TropBRC) memberikan keterangan resmi atas penelitian itu di situs resmi IPB, www.ipb.ac.id.

Irmanida menganjurkan, selama berdiam di rumah, masyarakat dapat membuat jus jeruk dan jangan lupa untuk ditambah sedikit kulit jeruk yang sudah dicuci bersih.

Baca Juga: Jahe langka dan mahal, berikut makanan yang baik untuk daya tahan tubuh

"Memang akan terasa sedikit pahit. Nah tahanlah sedikit rasa pahit ini karena ini menunjukkan hesperidin ada di dalamnya,” tutur Irmanida, lewat ketarangan resminya, Jumat (27/3).

Untuk yang kurang sanggup mengonsumsi yang pahit, bisa membuat infus water dari jeruk beserta kulitnya.

Beberapa senyawa dari kulit jeruk akan larut dalam air, sehingga juga terkonsumsi oleh kita. Namun jangan lupa, jeruknya dicuci bersih terlebih dahulu.

“Semua jenis jeruk mengandung hesperidin. Jadi tidak harus jeruk buah, kita juga bisa memanfaatkan kulit jeruk nipis, jeruk lemon dan varietas jeruk lainnya,” imbuh Irmanida.

Baca Juga: Tingkatkan imunitas, buah dan sayur ini bisa menjadi pilihan

Untuk diketahui, penelitian tersebut dilaksanakan bersama oleh sejumlah universitas dan lembaga di Indonesia.

Mereka terdiri dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI), Farmasi UI, Pusat Studi Biofarmaka Tropika (TropBRC), dan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan Departemen Ilmu Komputer, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB.

Bagikan

Berita Terbaru

Seminggu Terbang 23%, Saham Samator (AGII) Jadi Primadona di Tengah Pasar yang Labil
| Rabu, 04 Februari 2026 | 08:14 WIB

Seminggu Terbang 23%, Saham Samator (AGII) Jadi Primadona di Tengah Pasar yang Labil

Permintaan gas industri mayoritas datang dari pelanggan tetap dengan kontrak jangka menengah hingga panjang.

Fundamental Kuat, Prospek Phapros (PEHA) Masih Sehat
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:42 WIB

Fundamental Kuat, Prospek Phapros (PEHA) Masih Sehat

Prospek PT Phapros Tbk (PEHA) pada 2026 dinilai semakin membaik seiring perbaikan fundamental kinerja dan fokus bisnis ke produk bermargin tinggi.

MSCI Effect Menghantam Saham Konglomerasi, Duo Indofood ICBP dan INDF Justru Menari
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:39 WIB

MSCI Effect Menghantam Saham Konglomerasi, Duo Indofood ICBP dan INDF Justru Menari

Jauh sebelum badai MSCI menghantam IHSG, saham INDF dan ICBP sejatinya sudah berada di fase bearish.

Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Menuntaskan Akuisisi Saham PADA
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:37 WIB

Sinergi Inti Andalan Prima (INET) Menuntaskan Akuisisi Saham PADA

PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) telah membeli sekitar 1,68 juta saham PADA di harga Rp 63 per saham.  

Saham EXCL Paling Banyak Dibeli Investor Asing, Vanguard & Dimensional Tambah Muatan
| Rabu, 04 Februari 2026 | 07:10 WIB

Saham EXCL Paling Banyak Dibeli Investor Asing, Vanguard & Dimensional Tambah Muatan

Investor asing tertarik dengan EXCL seiring potensi perbaikan kinerja setelah proses merger dengan Smartfren Telecom selesai.

Kurs Rupiah Menguat 0,26% Lawan Dolar AS, Ada Apa di Baliknya?
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:45 WIB

Kurs Rupiah Menguat 0,26% Lawan Dolar AS, Ada Apa di Baliknya?

Penguatan rupiah didorong oleh membaiknya sentimen risiko (risk-on) di pasar global akibat berita kesepakatan tarif antara AS dengan India.

IFEX 2026 Bidik Transaksi US$ 320 Juta
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:41 WIB

IFEX 2026 Bidik Transaksi US$ 320 Juta

HIMKI menargetkan nilai transaksi langsung (on the spot) IFEX 2026 mencapai US$ 320 juta, banhkan potensinya bisa lebih.

Merancang Peta Jalan Bisnis Keramik
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:37 WIB

Merancang Peta Jalan Bisnis Keramik

Saat ini Indonesia memiliki 36 perusahaan keramik dengan total kapasitas terpasang sebesar 650 juta meter persegi (m²).

Ada Tanda Permintaan Kredit Mulai Bergerak
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:35 WIB

Ada Tanda Permintaan Kredit Mulai Bergerak

​Suku bunga INDONIA kembali naik pada awal Februari 2026, menandakan aktivitas PUAB kian menguat seiring meningkatnya kebutuhan likuiditas bank

Pertamina EP Jadwalkan Pengeboran Sumur Baru
| Rabu, 04 Februari 2026 | 06:34 WIB

Pertamina EP Jadwalkan Pengeboran Sumur Baru

Pertamina EP Pangkalan Susu Field aktif melakukan well intervention pada beberapa sumur.untuk genjot produksi

INDEKS BERITA

Terpopuler