Setengah Pekerja Indonesia Salah Kualifikasi
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Persoalan tenaga kerja di Indonesia tak hanya sekadar lapangan kerja yang terbatas, melainkan juga ketidaksesuaian antara tenaga kerja yang tersedia dengan yang dibutuhkan. Berdasarkan data Mandiri Institute, satu dari dua pekerja di Indonesia mengalami ketidaksesuaian tersebut, baik terkait tingkat pendidikan maupun keterampilan alias vertical mismatch.
Pada tahun 2025, tingkat vertical mismatch di Indonesia tercatat sebesar 50% atau setara 72,3 juta pekerja, meski menurun dari 51% pada 2023. Tingginya tingkat vertical mismatch tersebut, terutama bersumber dari pekerja undereducated (kurang berpendidikan atau tidak berkualifikasi) sebanyak 32% dari total pekerja. Sementara itu, sebanyak 18% masuk kategori overdeducated atau terlalu banyak pendidikan.
